Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat

Selasa, 09 Juni 2026 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Guna mewujudkan target tersebut, pemerintah akan mempertebal sinergi bauran kebijakan antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan, memacu investasi berorientasi ekspor bernilai tambah tinggi, serta mengoptimalkan peran institusi Danantara dalam menyalurkan investasi produktif ke sektor-sektor strategis.

Baca Juga: Prabowonomics, di Antara Sosialisme dan Kapitalisme

Selain dari sisi investasi dan produksi, mesin pertumbuhan ekonomi juga akan ditopang lewat penguatan daya beli masyarakat. Formula perlindungan sosial akan diefektifkan guna menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan memperluas penyerapan tenaga kerja.

Sejumlah program unggulan nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP), hingga program Sekolah Rakyat akan terus dipertebal untuk memperluas efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian akar rumput.

Sebagai fondasi keberlanjutan makro, pemerintah menetapkan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun 2027. Laju inflasi ditargetkan terkendali pada kisaran 1,5% hingga 3,5%.

Sementar itu, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS, tingkat suku bunga SBN tenor 10 tahun pada kisaran 6,5% hingga 7,3%, serta harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang diproyeksikan pada level US70 hingga US95 per barel.

Penetapan harga minyak mentah yang konservatif ini sengaja disiapkan untuk meredam fluktuasi pasar energi global sekaligus mengamankan fungsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN sebagai peredam kejut (shock absorber).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Rekomendasi
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved