Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat yang sama, pasar saham Asia menguat, kontrak berjangka indeks saham AS bergerak positif, dan tekanan terhadap dolar AS mulai mereda. Hal ini menunjukkan bahwa investor secara bertahap kembali mengambil posisi di aset-aset berisiko tinggi seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah. Di tengah sentimen yang mulai membaik, Aloysia mengingatkan bahwa keberlanjutan tren positif ini masih bergantung pada berbagai faktor lain.
"Investor masih perlu mencermati arus dana institusional melalui ETF Bitcoin spot, perkembangan regulasi, kebijakan moneter global, serta kondisi likuiditas global. Kami melihat penting bagi investor untuk tetap memperhatikan perkembangan pasar secara menyeluruh," tambahnya.
Baca Juga: Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pasar adalah pergerakan arus dana pada ETF Bitcoin Spot di AS. Dalam sepekan terakhir, instrumen tersebut mencatatkan outflow USD1,72 miliar yang menunjukkan bahwa sebagian investor institusional masih bersikap hati-hati terhadap aset dengan karakteristik volatil.
Selain sentimen geopolitik, pasar juga masih mencermati sejumlah faktor fundamental yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan Bitcoin ke depan. Minat investor institusional yang tercermin dari arus dana ETF menjadi salah satu penentu utama apakah penguatan Bitcoin dapat berlanjut dalam waktu dekat.
"Investor masih perlu mencermati arus dana institusional melalui ETF Bitcoin spot, perkembangan regulasi, kebijakan moneter global, serta kondisi likuiditas global. Kami melihat penting bagi investor untuk tetap memperhatikan perkembangan pasar secara menyeluruh," tambahnya.
Baca Juga: Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pasar adalah pergerakan arus dana pada ETF Bitcoin Spot di AS. Dalam sepekan terakhir, instrumen tersebut mencatatkan outflow USD1,72 miliar yang menunjukkan bahwa sebagian investor institusional masih bersikap hati-hati terhadap aset dengan karakteristik volatil.
Selain sentimen geopolitik, pasar juga masih mencermati sejumlah faktor fundamental yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan Bitcoin ke depan. Minat investor institusional yang tercermin dari arus dana ETF menjadi salah satu penentu utama apakah penguatan Bitcoin dapat berlanjut dalam waktu dekat.
(nng)
Lihat Juga :