Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Kepala Riset Vitol Bahrain, Bader Nooruddin, memperkirakan kilang-kilang minyak di kawasan Teluk dapat kembali beroperasi pada 90 hingga 95 persen kapasitas dalam waktu 40 hingga 60 hari. Namun, normalisasi aktivitas perdagangan secara menyeluruh diperkirakan baru tercapai dalam empat hingga enam bulan mendatang.

Kerusakan infrastruktur juga menjadi tantangan jangka panjang, terutama di Qatar. Serangan rudal Iran terhadap Ras Laffan Industrial City pada Maret lalu dilaporkan menghancurkan sekitar 17 persen kapasitas ekspor gas alam cair (LNG) negara tersebut atau setara 12,8 juta ton per tahun.

Perbaikan fasilitas LNG itu diperkirakan memerlukan waktu antara tiga hingga lima tahun. Akibatnya, QatarEnergy telah menetapkan kondisi force majeure terhadap sejumlah kontrak jangka panjang untuk pasokan LNG ke Italia, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya.

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan lebih dari 14 juta barel per hari produksi minyak global masih berada dalam kondisi tidak beroperasi, setara sekitar 14 persen dari total permintaan dunia. Para analis menilai, meskipun jalur pasokan kembali dibuka, pengurasan cadangan energi global selama masa konflik berpotensi meninggalkan dampak berkepanjangan terhadap pasar energi internasional dalam beberapa tahun ke depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Rekomendasi
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Gagal Bela Timnas Indonesia,...
Gagal Bela Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra Beri Suntikan Semangat dari Tribun Pakansari
Sindikat Buzzer Penyebar...
Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks Dibongkar Polda Metro Jaya, Polisi Tangkap 8 Tersangka
Berita Terkini
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Infografis
5 Negara Kaya Minyak...
5 Negara Kaya Minyak tapi Kondisinya Sangat Miskin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved