Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:08 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz

Keputusan ini lahir setelah perwakilan Washington dan Teheran menyelesaikan negosiasi rahasia babak pertama di resor mewah Buergenstock, Swiss, akhir pekan lalu, dengan dimediasi secara ketat oleh Qatar dan Pakistan.

Meskipun belum ada pernyataan bersama yang dirilis ke publik, para mediator membocorkan bahwa kedua negara sepakat menyusun komite tingkat tinggi untuk mengawasi pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri serta pembukaan blokade pelabuhan.

Taktik AS Selamatkan Diri dari Inflasi

Para pengamat menilai langkah AS membebaskan 'musuh bebuyutannya' ini bukanlah murni karena misi perdamaian, melainkan taktik bertahan hidup di tengah cekikan inflasi global.

Iran adalah raksasa energi pemegang cadangan gas alam terbesar kedua di dunia dan salah satu pemilik cadangan minyak mentah terbesar di bumi. Selama bertahun-tahun, sanksi Barat membuat minyak Iran terkunci, dan hanya bisa diselundupkan secara sembunyi-sembunyi ke kilang-kilang independen di China yang nekat menerobos embargo AS.

Dengan dibukanya keran minyak Iran secara resmi lewat payung hukum Dolar AS, pasokan minyak dunia dipastikan akan langsung melimpah ruah dalam 60 hari ke depan. Hal ini secara psikologis meredam kepanikan industri manufaktur dunia yang sempat ketakutan akan terjadinya kelangkaan bahan bakar global pasca-blokade Selat Hormuz imbas Perang AS bersama Israel versus Iran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved