AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih

Senin, 29 Juni 2026 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Namun, aktivitas pelayaran kembali melambat setelah serangkaian serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz sejak Kamis (26/6), termasuk terhadap sebuah kapal tanker yang terkait dengan Qatar. Insiden tersebut memicu aksi balasan antara AS dan Iran dan menjadi eskalasi terbesar sejak kedua negara menyepakati perjanjian damai sementara.

Meski demikian, kenaikan harga minyak tertahan setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran sepakat menghentikan sementara aksi permusuhan terbaru dan melanjutkan perundingan di Qatar terkait sengketa Selat Hormuz. Laporan itu pertama kali disampaikan Axios, meski belum dapat dikonfirmasi secara independen oleh Reuters.

Baca Juga: Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!

Saudi Aramco di tengah normalisasi pasokan energi kembali melakukan pemuatan minyak mentah di terminal Ras Tanura sejak Jumat (27/6), setelah aktivitas tersebut sempat terhenti hampir empat bulan. Namun ANZ menilai pemulihan pasokan global masih akan berlangsung lambat akibat antrean kapal tanker, kerusakan infrastruktur, serta penghentian produksi di sejumlah fasilitas energi di kawasan Teluk.

Sementara, operasi di terminal Ras Tanura tetap berjalan meski sebuah helikopter milik Saudi Aramco jatuh di wilayah tersebut pada Minggu (28/6). Otoritas setempat menyatakan kecelakaan yang menewaskan 14 warga Arab Saudi itu masih dalam penyelidikan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Rekomendasi
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved