Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
BAT saat ini menghadapi tekanan akibat penurunan permintaan rokok tradisional di berbagai negara. Di sisi lain, perusahaan juga harus meningkatkan investasi pada produk alternatif nikotin dan pengembangan teknologi digital.
Pada tahun lalu, BAT menggandeng perusahaan konsultan teknologi Accenture untuk mengalihdayakan sebagian pekerjaan guna memperoleh akses terhadap solusi AI. Sejumlah pekerjaan di Inggris, Polandia, Rumania, Kosta Rika, Meksiko, Singapura, dan Malaysia telah dialihkan kepada Accenture sejak kerja sama dimulai.
Selain mempercepat digitalisasi, BAT juga mulai menutup sejumlah fasilitas produksi rokok konvensional. Pada Januari 2026, perusahaan mengumumkan penutupan pabrik kedelapan terbesarnya di Afrika Selatan akibat persaingan dengan perdagangan ilegal. BAT memperkirakan volume industri rokok global akan turun sekitar 2,5% sepanjang tahun ini.
BAT saat ini menghadapi tekanan akibat penurunan permintaan rokok tradisional di berbagai negara. Di sisi lain, perusahaan juga harus meningkatkan investasi pada produk alternatif nikotin dan pengembangan teknologi digital.
Pada tahun lalu, BAT menggandeng perusahaan konsultan teknologi Accenture untuk mengalihdayakan sebagian pekerjaan guna memperoleh akses terhadap solusi AI. Sejumlah pekerjaan di Inggris, Polandia, Rumania, Kosta Rika, Meksiko, Singapura, dan Malaysia telah dialihkan kepada Accenture sejak kerja sama dimulai.
Selain mempercepat digitalisasi, BAT juga mulai menutup sejumlah fasilitas produksi rokok konvensional. Pada Januari 2026, perusahaan mengumumkan penutupan pabrik kedelapan terbesarnya di Afrika Selatan akibat persaingan dengan perdagangan ilegal. BAT memperkirakan volume industri rokok global akan turun sekitar 2,5% sepanjang tahun ini.
(nng)
Lihat Juga :