Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Reza, mitra pengemudi lainnya, Panglima, menegaskan pentingnya masukan dari mitra yang benar-benar aktif di lapangan, karena merekalah yang paling memahami dampak nyata dari kebijakan ini terhadap order, potongan, biaya operasional, hingga manfaat yang diterima sehari-hari. Ia berharap isu-isu terkait ojol tidak lebih banyak dibentuk oleh pihak yang tidak merasakan langsung kondisi di lapangan, mengingat fakta di lapangan menunjukkan peningkatan yang dirasakan mitra.
"Masukan dari mitra yang benar-benar aktif di lapangan itu penting untuk didengar, karena kami yang paling paham soal order, potongan, biaya operasional, sampai manfaat yang kami terima sehari-hari. Jangan sampai isu ini lebih banyak dibentuk oleh pihak yang enggak merasakan langsung kondisi di lapangan," ujar Panglima.
Panglima turut menyampaikan bahwa meski sempat ada kekhawatiran terkait perubahan status yang berpotensi memengaruhi manfaat yang sudah dirasakan, ia meyakini status UMKM justru berpotensi membuka akses pada dukungan yang lebih besar -seperti program pemberdayaan, stimulus, atau manfaat lain dari pemerintah- yang pada akhirnya turut mendorong pendapatan mitra ke depan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, melainkan mencari jalan terbaik agar mitra pengemudi semakin sejahtera dan berdaya.
"Memang ada kekhawatiran dari sebagian mitra kalau perubahan status ini bisa bikin manfaat yang sudah kami rasakan jadi berkurang atau hilang. Tapi kalau status UMKM ini justru membuka akses ke dukungan yang lebih besar, seperti program pemberdayaan atau stimulus, ya itu patut kita syukuri dan kawal bersama. Saya percaya pemerintah enggak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, tapi justru mencari jalan terbaik supaya kami lebih terlindungi dan berdaya," ujarnya.
Menurut Panglima, status ojol sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online dinilai sebagai formula yang paling sesuai, mengingat ojol bekerja mandiri dan menjadi rekan usaha bagi aplikator. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap status UMKM ini sebagai bukti kehadiran nyata pemerintah dalam mendorong kesejahteraan dan peningkatan pendapatan para mitra pengemudi ojol, dengan tetap menjaga keberlanjutan industri.
"Status ojol ini kan selama ini sering diperdebatkan, jadi menurut saya status sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online ini formula yang paling pas. Kami kerja mandiri dan jadi rekan usaha aplikator, bukan pekerja formal. Ini bukti pemerintah hadir dan benar-benar memperhatikan nasib kami," pungkas Panglima.
"Masukan dari mitra yang benar-benar aktif di lapangan itu penting untuk didengar, karena kami yang paling paham soal order, potongan, biaya operasional, sampai manfaat yang kami terima sehari-hari. Jangan sampai isu ini lebih banyak dibentuk oleh pihak yang enggak merasakan langsung kondisi di lapangan," ujar Panglima.
Panglima turut menyampaikan bahwa meski sempat ada kekhawatiran terkait perubahan status yang berpotensi memengaruhi manfaat yang sudah dirasakan, ia meyakini status UMKM justru berpotensi membuka akses pada dukungan yang lebih besar -seperti program pemberdayaan, stimulus, atau manfaat lain dari pemerintah- yang pada akhirnya turut mendorong pendapatan mitra ke depan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, melainkan mencari jalan terbaik agar mitra pengemudi semakin sejahtera dan berdaya.
"Memang ada kekhawatiran dari sebagian mitra kalau perubahan status ini bisa bikin manfaat yang sudah kami rasakan jadi berkurang atau hilang. Tapi kalau status UMKM ini justru membuka akses ke dukungan yang lebih besar, seperti program pemberdayaan atau stimulus, ya itu patut kita syukuri dan kawal bersama. Saya percaya pemerintah enggak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, tapi justru mencari jalan terbaik supaya kami lebih terlindungi dan berdaya," ujarnya.
Menurut Panglima, status ojol sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online dinilai sebagai formula yang paling sesuai, mengingat ojol bekerja mandiri dan menjadi rekan usaha bagi aplikator. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap status UMKM ini sebagai bukti kehadiran nyata pemerintah dalam mendorong kesejahteraan dan peningkatan pendapatan para mitra pengemudi ojol, dengan tetap menjaga keberlanjutan industri.
"Status ojol ini kan selama ini sering diperdebatkan, jadi menurut saya status sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online ini formula yang paling pas. Kami kerja mandiri dan jadi rekan usaha aplikator, bukan pekerja formal. Ini bukti pemerintah hadir dan benar-benar memperhatikan nasib kami," pungkas Panglima.
(akr)
Lihat Juga :