Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Senin, 13 Juli 2026 - 18:29 WIB
loading...
Keamanan dan kepercayaan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih layanan bank digital di Indonesia. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Keamanan dan kepercayaan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih layanan bank digital di Indonesia, menggeser faktor promosi seperti diskon maupun cashback. Temuan tersebut terungkap dalam Survei Ipsos Indonesia 2026 yang menunjukkan semakin matangnya perilaku konsumen dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.
"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital," kata Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla seperti dikutip pada Senin (13/7/2026).
Baca Juga: Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Utama Nasabah Pilih Bank Digital
Hasil survei menunjukkan sebanyak 65% responden menempatkan sistem keamanan dan perlindungan privasi data sebagai alasan utama dalam memilih bank digital. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan faktor promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54% responden.
Survei juga mengungkap bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan. Pada kategori produk tabungan dan deposito yang dinilai aman dan tepercaya, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69%, diikuti Bank Jago 56%, SuperBank 53%, NeoBank 47%, dan Allo Bank 45%.
Selain keamanan produk, stabilitas aplikasi menjadi faktor yang turut memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah. Sebanyak 66% responden menilai aplikasi SeaBank memiliki tingkat stabilitas tinggi dengan gangguan yang minim, disusul Bank Jago 51%, SuperBank 47%, NeoBank 43%, dan Allo Bank 26%. Temuan tersebut menunjukkan pengalaman transaksi yang lancar menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman pengguna.
Kemudahan mengakses dana juga menjadi aspek yang diperhatikan konsumen. Dalam survei tersebut, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 71% pada aspek kemudahan pencairan deposito dan fleksibilitas pilihan tenor. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago dengan 57%, NeoBank 53%, SuperBank 51%, dan Allo Bank 34%.
Menurut Ipsos, kemudahan mengelola dana tidak lagi dipandang sekadar sebagai fitur layanan, tetapi telah menjadi bagian dari persepsi keamanan karena memberikan rasa kontrol yang lebih besar kepada nasabah terhadap simpanan mereka.
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
Survei dilakukan Ipsos Indonesia pada April 2026 melalui metode daring menggunakan panel digital Ipsos dengan melibatkan 300 responden di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Jabodetabek, Jawa di luar Jabodetabek, serta luar Pulau Jawa. Responden terdiri atas pria dan wanita berusia 18-55 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi yang merupakan pengguna aktif bank digital dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali setiap bulan.
Temuan tersebut mencerminkan perubahan perilaku konsumen di tengah pesatnya pertumbuhan industri perbankan digital. Selain menawarkan kemudahan transaksi, pelaku industri dinilai perlu terus memperkuat sistem keamanan, menjaga stabilitas layanan, serta meningkatkan kepercayaan nasabah untuk mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data. Kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital," kata Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla seperti dikutip pada Senin (13/7/2026).
Baca Juga: Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Utama Nasabah Pilih Bank Digital
Hasil survei menunjukkan sebanyak 65% responden menempatkan sistem keamanan dan perlindungan privasi data sebagai alasan utama dalam memilih bank digital. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan faktor promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54% responden.
Survei juga mengungkap bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan. Pada kategori produk tabungan dan deposito yang dinilai aman dan tepercaya, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 69%, diikuti Bank Jago 56%, SuperBank 53%, NeoBank 47%, dan Allo Bank 45%.
Selain keamanan produk, stabilitas aplikasi menjadi faktor yang turut memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah. Sebanyak 66% responden menilai aplikasi SeaBank memiliki tingkat stabilitas tinggi dengan gangguan yang minim, disusul Bank Jago 51%, SuperBank 47%, NeoBank 43%, dan Allo Bank 26%. Temuan tersebut menunjukkan pengalaman transaksi yang lancar menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman pengguna.
Kemudahan mengakses dana juga menjadi aspek yang diperhatikan konsumen. Dalam survei tersebut, SeaBank memperoleh skor tertinggi sebesar 71% pada aspek kemudahan pencairan deposito dan fleksibilitas pilihan tenor. Posisi berikutnya ditempati Bank Jago dengan 57%, NeoBank 53%, SuperBank 51%, dan Allo Bank 34%.
Menurut Ipsos, kemudahan mengelola dana tidak lagi dipandang sekadar sebagai fitur layanan, tetapi telah menjadi bagian dari persepsi keamanan karena memberikan rasa kontrol yang lebih besar kepada nasabah terhadap simpanan mereka.
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
Survei dilakukan Ipsos Indonesia pada April 2026 melalui metode daring menggunakan panel digital Ipsos dengan melibatkan 300 responden di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Jabodetabek, Jawa di luar Jabodetabek, serta luar Pulau Jawa. Responden terdiri atas pria dan wanita berusia 18-55 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi yang merupakan pengguna aktif bank digital dengan frekuensi penggunaan minimal satu kali setiap bulan.
Temuan tersebut mencerminkan perubahan perilaku konsumen di tengah pesatnya pertumbuhan industri perbankan digital. Selain menawarkan kemudahan transaksi, pelaku industri dinilai perlu terus memperkuat sistem keamanan, menjaga stabilitas layanan, serta meningkatkan kepercayaan nasabah untuk mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
(nng)
Lihat Juga :