Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Senin, 20 Juli 2026 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Namun, jika 7 proyek pipa baru yang saat ini sedang dikembangkan di kawasan tersebut selesai tepat waktu pada akhir 2028. Jalur-jalur pipa darat tersebut diperkirakan mampu mengangkut hingga 14 juta barel minyak per hari.
Angka ini sanggup menggantikan sekitar 60% dari total volume minyak yang sebelumnya bergantung pada Selat Hormuz (sekitar 23 juta barel per hari sebelum perang).
Langkah agresif AS dan konsorsium minyaknya ini membuktikan bahwa peta geopolitik energi dunia sedang dirombak secara permanen. Perang di Selat Hormuz tidak hanya mengubah peta militer, tetapi juga mengakhiri monopoli jalur laut dalam perdagangan emas hitam dunia.
Angka ini sanggup menggantikan sekitar 60% dari total volume minyak yang sebelumnya bergantung pada Selat Hormuz (sekitar 23 juta barel per hari sebelum perang).
Langkah agresif AS dan konsorsium minyaknya ini membuktikan bahwa peta geopolitik energi dunia sedang dirombak secara permanen. Perang di Selat Hormuz tidak hanya mengubah peta militer, tetapi juga mengakhiri monopoli jalur laut dalam perdagangan emas hitam dunia.
(akr)
Lihat Juga :