Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:05 WIB
loading...
A A A

Dalam rancangan pernyataan bersama, ASEAN menyerukan pemulihan jalur pelayaran yang aman, tanpa hambatan, dan berkelanjutan bagi kapal maupun pesawat yang melintasi Selat Hormuz. Negara-negara anggota juga menegaskan pentingnya menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan dengan tetap menjunjung hukum internasional, termasuk mendorong penghentian segera seluruh aksi permusuhan di Timur Tengah.

ASEAN menilai ketegangan yang berkepanjangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu rantai pasok energi, perdagangan internasional, dan produksi pangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu lonjakan harga energi serta memperbesar risiko krisis pangan, terutama bagi negara-negara yang bergantung pada impor minyak dari kawasan Teluk.

Baca Juga: Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih

Selain membahas konflik di Timur Tengah, para menteri luar negeri ASEAN juga akan mempercepat pembahasan ratifikasi Framework Agreement on Petroleum Security yang bertujuan memperkuat ketahanan energi regional melalui mekanisme berbagi pasokan bahan bakar saat terjadi keadaan darurat.

Di saat yang sama, ASEAN akan melanjutkan pembahasan implementasi Five-Point Consensus untuk Myanmar serta mencermati meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan setelah bentrokan terbaru antara aparat Filipina dan China di kawasan Second Thomas Shoal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved