Kalah Lagi oleh Vietnam, Penetrasi Asuransi Indonesia Cuma 2%

Kamis, 24 September 2020 - 16:56 WIB
loading...
Kalah Lagi oleh Vietnam,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan daya saing perusahaan asuransi Indonesia masih tertinggal. Jika dibandingkan di regional ASEAN, penetrasi asuransi di Indonesia masih kurang dari 2%.

"Ini masih rendah jika dibandingkan dengan penetrasi di negara ASEAN. Contoh Thailand sudah mencapai 4,99%, Malaysia 4,72%, dan Vietnam 2,24%," kata Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi saat webinar LPPI di Jakarta, Kamis (24/9/2020). ( Baca juga:Marak Impor Baja Ilegal, BUMN Diminta Periksa Pihak Kontraktor )

Dia melanjutkan, daya saing industri asuransi dan reasuransi dipengaruhi oleh dua faktor utama. Salah satunya adalah dukungan permodalan.
"Ini sebagai basis untuk menentukan kapasitas penyerapan risko asuransi di dalam negeri," katanya.

Namun demikian, terutama untuk konteks perusahaan asuransi profesional, khususnya mengenai reasuransi, OJK melihat masih ada gap yang cukup siginifikan, baik antara jenis perusahaan tersebut ataupun dengan perusahaan asuransi komersial (asuransi umum/asuransi jiwa).

Ini menjadi salah satu faktor penting minimnya atensi risiko asuransi di dalam negeri dan tentu mengarah juga ke defisit transaksi berjalan di sektor industri asuransi. Maka dari itu, lanjut dia, OJK mendorong konsolidasi antara pelaku industri asuransi dalam rangka membentuk perusahaan reasuransi domestik dengan dukungan kapasitas yang lebih besar agar dapat menyerap risiko asuransi secara lebih optimal dan mengurangi defisit transaksi berjalan pada industri asuransi.

"Kami juga melihat bahwa kondisi krisis saat ini adalah momentum yang tepat untuk memperkuat permodalan pelaku industri asuransi, khususnya melalui konsolidasi," jelas Riswinandi. ( Baca juga:Jaksa Agung Mengaku Tak Kenal Djoko Tjandra )

Kondisi pandemi ini juga menunjukan peran penting dari pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing pelaku industri asuransi nasional. Asuransi perlu memanfaatkan teknologi digital agar bisa terus berkembang.
"Menurut kami ini krusial agar bisa membantu perusahaan asuransi dalam menjangkau calon nasabah dan dapat memberikan pelayanan optimal pada nasabah exsisting," tukas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap Hadapi Tantangan...
Siap Hadapi Tantangan Global, Perusahaan Penjaminan Ini Buktikan Tata Kelola yang Sehat dan Resilien
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
MNC Life Dukung Berikan...
MNC Life Dukung Berikan Perlindungan Asuransi bagi Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Rekomendasi
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
Berita Terkini
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved