Penurunan Harga Gas Industri Diklaim Hemat Subsidi Rp125 Triliun

Selasa, 05 Mei 2020 - 14:09 WIB
loading...
Penurunan Harga Gas...
Pemerintah menyebut penurunan harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU akan menghemat anggaran subsidi sebesar Rp125,03 triliun dihitung selama lima tahun ke depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyebut penurunan harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU akan menghemat anggaran subsidi sebesar Rp125,03 triliun dihitung selama lima tahun ke depan. Penghematan tersebut berasal dari alokasi anggaran subsidi yang diberikan untuk industri pupuk serta kelistrikan yang selama ini menggunakan gas sebagai bahan baku operasional.

“Kita coba lakukan exercise untuk harga gas. Disatu sisi kita akan hemat pengeluaran pemerintah khususnya anggaran subsidi pupuk dan kelistrikan serta biaya pengeluaran untuk kompensasi,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, Selasa (5/4/2020).

Dia merinci penghematan subsidi pupuk dan kelistrikan mencapai Rp30,21 triliun serta penurunan kompensasi kelistrikan mencapai Rp74,25 triliun. Disamping itu juga terjadi penghematan dari konversi bahan bakar minyak (BBM) pembangkit listrik sebesar Rp74,25 triliun.

Selain itu, terjadi peningkatan dividen dan pajak bagi industri pupuk dan industri lain penerima manfaat penurunan harga gas sebesar Rp7,50 triliun. Namun disisi lain pemerintah akan kehilangan penerimaan negara akibat penurunan harga gas mencapai Rp121,78 triliun.

“Dihitung dari selisih itu, pemerintah masih memiliki kelebihan Rp3,25 triliun setiap tahunnya,” jelas Arifin.

Tidak hanya itu, penurunan harga gas industri tertentu tersebut juga diyakini mampu menggairahkan investasi sehingga diharapkan mampu meningkatkan tenaga kerja. Sebagai informasi, penurunan harga gas ditujukan untuk tujuh sektor industri antara lain pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, sarung dan karet.

Selain itu, yang teranyar ini penurunan harga gas diberikan kepada PLN untuk memenuhi kebutuhan pasokan gas pembangkit listrik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kenaikan Harga LPG 12 Kg: Pemerintah Hanya Jamin Gas Subsidi
Harga Gas LPG 12 Kg...
Harga Gas LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Ikut Naik Jadi Rp107.000 hingga Rp228.000 per Tabung
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rumah Tangga 25%
Harga Gas Melonjak di...
Harga Gas Melonjak di Tengah Gejolak Timur Tengah, Eropa Sudah Naik 50%
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
Investasi Sektor ESDM...
Investasi Sektor ESDM Turun Gegara Listrik, Bahlil Bakal Panggil Bos PLN
Viral! Aksi Slay Menteri...
Viral! Aksi Slay Menteri Bahlil Matikan Lampu Kantor dan Pulang Naik Ioniq 5
Atasi Krisis Energi...
Atasi Krisis Energi Gas dengan Inovasi Pemurnian Tembaga
[RE]Power Hackathon...
[RE]Power Hackathon Ajang Inovator Muda Gagas Kebijakan Energi Bersih di Masa Depan
Rekomendasi
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved