Perbankan Syariah Diyakini Jadi Penopang Ekonomi Nasional

Senin, 28 September 2020 - 09:35 WIB
loading...
Perbankan Syariah Diyakini...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Perbankan syariah terbukti dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19, dengan pertumbuhan yang lebih baik dibanding bank konvensional. Di tengah ancaman menghadapi resesi, mampukah perbankan syariah menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional?

Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mencatat, hingga Juli 2020 pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah berhasil mencapai angka 10,23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Sedangkan bank konvensional hanya mampu mencatat pertumbuhan 1,04% yoy. (Baca: Berkata Kotor dan Keji, Dosa yang Sering Diremehkan)

Sedangkan dari sisi aset, perbankan syariah juga mengalami pertumbuhan diangka 9,8% atau jauh lebih unggul dibandingkan pertumbuhan aset bank konvensional yang masih berada diangka 5,37%. Adapun dana pihak ketiga (DPK), perbankan syariah mengalami pertumbuhan sebesar 8,7%, sedikit lebih tinggi dibanding DPK perbankan konvensional yang sebesar 8,44%.

“Alhamdulillah secara keseluruhan perbankan syariah masih baik pada pembiayaan, DPK, ataupun aset. Artinya apa? Ini menunjukan bahwa bank syariah semakin diminati oleh masyarakat dan masyarakat semakin percaya dengan produk produk bank syariah,” kata Ketua Umum Asbisindo Toni E.B. Subari saat menghadiri webinar di Jakarta akhir pekan lalu.

Rasio likuiditas (LDR/FDR) juga masih berada diposisi yang cukup, dimana per Juli 2020 tercatat sebesar 88,83% sedangkan posisi permodalan (CAR) sebesar 20,93%. Menurut Toni, ini menunjukan bahwa ditengah pandemi masih ada kelonggaran dari sisi likuiditas.

“Likuditas bank syariah masih cukup. Pertumbuhan DPK kami juga masih bagus. Artinya masyarakat masih menggunakan dana nya dengan cukup baik,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved