Ledakan Angka Pengangguran Akan Sulit Dihindari di Masa Pandemi

Senin, 28 September 2020 - 09:08 WIB
loading...
Ledakan Angka Pengangguran...
Pandemi Covid-19 membuat ekonomi dunia diproyeksi bakal merosot, yang mana efeknya berimbas ke segala sektor. Adapun dampaknya membuat pengangguran akan meningkat termasuk di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat ekonomi dunia diproyeksi bakal merosot, yang mana efeknya berimbas ke segala sektor. Adapun dampak penurunan global ini membuat pengangguran akan meningkat termasuk di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pengangguran yang meningkat akibat pandemi virus Covid-19 akan sulit dihindarkan, termasuk di Indonesia. (Baca Juga: Ramalan Pengusaha, Jumlah Pengangguran Bakal Membengkak Tembus 5 Juta Orang )

"Setiap negara memiliki kondisi yang berbeda dan ini berpengaruh dengan pengangguran meningkat dan ini kosnekuesi yang enggak bisa kita hindari," kata Wimboh seperti yang diunggah youtube, Senin (28/9/2020).

Dia menyebutkan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memprediksi kontraksi ekonomi global diprediksi mencapai minus 6 hingga 7,6%. Untuk Indonesia OECD memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini terkontraksi atau minus sebesar 2,8% hingga minus 3,9%.

(Baca Juga: Sri Mulyani Akui Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat Tajam )

Lalu Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) meramal ekonomi dunia akan minus 4,9% di akhir 2020. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi yang dirilis pada April yaitu minus 1,9%. Untuk Indonesia IMF prediksi minus 0,3%. Sementara Bank Dunia (World Bank/WB) memprediksi pertumbuhan ekonomi global terkontraksi hingga -5,2% selama tahun 2020.

"Tapi yang penting apa yang harus kita lakukan gimana berusaha kerasa covid-19 itu bisa ditangani salah satu kuncinya adalah penerapan protokol kesehatan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Infografis
Di Mana Perang Dunia...
Di Mana Perang Dunia III akan Terjadi? Ini Titik Geopolitik Terpanas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved