Dukung Wirausaha Sosial, DBS Luncurkan Buku dan Beri Hibah Ribuan Dolar
Selasa, 29 September 2020 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai salah satu program dukungan terhadap tumbuh-kembangnya wirausaha sosial di Indonesia, DBS melalui DBS Foundation bersama UKM Center FEB UI telah menerbitkan buku berjudul “Berani Jadi Wirausaha Sosial?” pada 2016.
Langkah tersebut menjadikan DBS Foundation sebagai yayasan yang menjadi pelopor sekaligus pemain utama di industri yang mengedukasi masyarakat Indonesia perihal social enterprise.
Berlanjut pada akhir Agustus 2020, DBS Foundation kembali bekerja sama dengan UKM Center FEB UI untuk menerbitkan buku seri kedua dengan judul “Profit untuk Misi Sosial”.
Mona mengungkapkan, penerbitan buku kedua tersebut menjadi salah satu bagian dari program edukasi DBS Indonesia. "Kami dengan bangga menerbitkan buku ini yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang wirausaha sosial,” ucapnya.
Menurut dia, buku ini dapat menjadi referensi dari berbagai kalangan, terutama bagi masyarakat yang ingin mulai mengembangkan bisnis menjadi social enterprise atau kalangan bisnis yang ingin bertransformasi ke bisnis sosial. "(Buku) dapat diunduh secara gratis di go.dbs.com/id-sehb," sebutnya.
Dampak yang dihasilkan oleh social enterprise dirasakan semakin besar berkat dorongan dan usaha kumulatif yang diawali oleh peran berbagai pihak melalui dukungan finansial. Misalnya Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UMKM membuat program bernama ‘Bantuan Pemerintah bagi Wirausaha Pemula’ bagi social enterprise skala mikro per tahunnya.
Bantuan tersebut diberikan kepada 2.500 wirausaha yang beroperasi selama minimal enam bulan dan maksimal tiga tahun dengan pendanaan maksimal Rp12 juta per usaha.
Langkah tersebut menjadikan DBS Foundation sebagai yayasan yang menjadi pelopor sekaligus pemain utama di industri yang mengedukasi masyarakat Indonesia perihal social enterprise.
Berlanjut pada akhir Agustus 2020, DBS Foundation kembali bekerja sama dengan UKM Center FEB UI untuk menerbitkan buku seri kedua dengan judul “Profit untuk Misi Sosial”.
Mona mengungkapkan, penerbitan buku kedua tersebut menjadi salah satu bagian dari program edukasi DBS Indonesia. "Kami dengan bangga menerbitkan buku ini yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang wirausaha sosial,” ucapnya.
Menurut dia, buku ini dapat menjadi referensi dari berbagai kalangan, terutama bagi masyarakat yang ingin mulai mengembangkan bisnis menjadi social enterprise atau kalangan bisnis yang ingin bertransformasi ke bisnis sosial. "(Buku) dapat diunduh secara gratis di go.dbs.com/id-sehb," sebutnya.
Dampak yang dihasilkan oleh social enterprise dirasakan semakin besar berkat dorongan dan usaha kumulatif yang diawali oleh peran berbagai pihak melalui dukungan finansial. Misalnya Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UMKM membuat program bernama ‘Bantuan Pemerintah bagi Wirausaha Pemula’ bagi social enterprise skala mikro per tahunnya.
Bantuan tersebut diberikan kepada 2.500 wirausaha yang beroperasi selama minimal enam bulan dan maksimal tiga tahun dengan pendanaan maksimal Rp12 juta per usaha.
Lihat Juga :