Dukung Wirausaha Sosial, DBS Luncurkan Buku dan Beri Hibah Ribuan Dolar
Selasa, 29 September 2020 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Selain pemerintah, kata Mona, sektor swasta juga turut memberikan dukungannya seperti Bank DBS yang memberikan hibah sebesar 50.000-250.000 dolar Singapura melalui program Social Enterprise Grant DBS Foundation setiap tahunnya.
"Ditujukan bagi profit-for-benefit social enterprise yang sudah memiliki model bisnis yang tervalidasi, program tersebut dijalankan di beberapa negara di Asia termasuk Indonesia," tuturnya. (Baca juga: Barisan Negara Asia yang Pernah Jalani Misi Tembus Luar Angkasa )
Dengan berkembangnya social enterprise di Indonesia, tentu semakin menginspirasi banyak pihak. Pasalnya, social enterprise memungkinkan wirausaha sosial untuk berbisnis sambil menyebarkan kebaikan dengan potensi bisnis yang juga mampu menjamin ekonomi secara berkelanjutan.
"Terlebih, terdapat berbagai permasalahan sosial di Indonesia yang masih membutuhkan dukungan di mana dapat menjadi peluang baru yang menjanjikan bagi para calon wirausaha sosial," jelas Mona.
Dukungan dan penyelesaian masalah sosial tersebut semakin terasa dibutuhkan ketika penyebaran Covid-19 terjadi, dimana jumlah orang kurang mampu diprediksi akan meningkat hingga 5,71 juta orang serta angka pengangguran diramal meningkat 5,23 juta orang.
"Ditujukan bagi profit-for-benefit social enterprise yang sudah memiliki model bisnis yang tervalidasi, program tersebut dijalankan di beberapa negara di Asia termasuk Indonesia," tuturnya. (Baca juga: Barisan Negara Asia yang Pernah Jalani Misi Tembus Luar Angkasa )
Dengan berkembangnya social enterprise di Indonesia, tentu semakin menginspirasi banyak pihak. Pasalnya, social enterprise memungkinkan wirausaha sosial untuk berbisnis sambil menyebarkan kebaikan dengan potensi bisnis yang juga mampu menjamin ekonomi secara berkelanjutan.
"Terlebih, terdapat berbagai permasalahan sosial di Indonesia yang masih membutuhkan dukungan di mana dapat menjadi peluang baru yang menjanjikan bagi para calon wirausaha sosial," jelas Mona.
Dukungan dan penyelesaian masalah sosial tersebut semakin terasa dibutuhkan ketika penyebaran Covid-19 terjadi, dimana jumlah orang kurang mampu diprediksi akan meningkat hingga 5,71 juta orang serta angka pengangguran diramal meningkat 5,23 juta orang.
(ind)
Lihat Juga :