Wahai Bos-Bos, Cegahlah PHK dengan The Power of Kepepet

Selasa, 29 September 2020 - 18:03 WIB
loading...
Wahai Bos-Bos, Cegahlah...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom senior Aviliani mengatakan bahwa pemerintah harus mengantisipasi angka pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kemungkinan meningkat pasca- pandemi Covid-19 . Antisipasi PHK itu juga bergantung pada seberapa "kreatif" perusahaan dalam menghadapi kondisi sulit akibat pandemi.

"Kalau perusahaan kreatif, mereka bisa memanfaatkan peluang yang ada. The power of kepepet, mereka yang punya ide dan bisa mengembangkannya akan survive," ujar Aviliani dalam Webinar The 2nd Series Industry Roundtable bertemakan "Actualizing The Post Normal: 2021 and Beyond-Banking Industry Perspective" di Jakarta, Selasa (29/9/2020).( Baca juga:Dengan Laba yang Kontet, Inalum Punya Capex Segede Gaban )

Dia mengatakan perusahaan yang kreatif akan mengambil keuntungan tanpa perlu mem-PHK karyawan. Kondisi itu bertolak belakang dengan perusahaan yang tidak kreatif. (Baca juga : 5 Tsunami Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah )

"Kalau tidak kreatif, ya mereka cenderung ke cost efficiency, kenanya di-PHK karyawan. Memang angkanya belum signifikan, masih kecil," tambahnya. ( Baca juga:KPK Tahan Manajer Wilayah PT WK Terkait Kasus Jembatan di Riau )

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa angka PHK bisa meningkat bukan hanya karena pandemi, tapi juga karena perubahan perilaku atau kebiasaan masyarakat secara permanen. Untuk itu, dia menilai bahwa pemerintah butuh menyiapkan langkah antisipatif.

"Pandemi ini mempercepat digitalisasi. Jadi perusahaan yang rencana awalnya memangkas jumlah karyawan dalam lima tahun ke depan, ternyata malah dipercepat," tukas Aviliani.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Jadi Mesin Investasi...
Jadi Mesin Investasi Baru, Danantara Didorong Akhiri Inefisiensi di BUMN
Toba Pulp Lestari Hentikan...
Toba Pulp Lestari Hentikan Operasi dan PHK Karyawan usai Izin Konsesi Dicabut
NHM Dorong Efisiensi...
NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Rekomendasi
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved