Banyak Miliki Usaha Properti, BUMN Dinilai Harus Fokus
Rabu, 30 September 2020 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Suryo Atmanto, diperlukan strategi besar dalam pembenahan perusahaan pelat merah. Paling utama reformasi karakter para pimpinan BUMN bahwa BUMN hadir untuk menyejahterakan rakyat sehingga pijakan bisnis BUMN kuat karena didukung oleh kekuatan ekonomi rakyat. (Baca juga: Kemendikbud: Aplikasi untuk Paket Kuota Belajar Akan Ditambah)
“Dalam Nawacita butir ke-6 dan 7 jelas dinyatakan, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya. Juga mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” ujarnya.
Dalam jangka pendek, kata dia, perlu dilakukan revitalisasi bisnis di semua BUMN agar efisien dan mempunyai daya saing. Dalam jangka menengah perlu dilakukan restrukturisasi melalui pembentukan holding dan super BUMN agar efektif dan efisien pengelolaannya demi tujuan menciptakan kehadiran BUMN untuk kesejahteraan rakyat.
Contohnya, pengembangan food estate dengan melibatkan rakyat sehingga pertanian rakyat tidak tergusur. Tidak seperti penggantian minyak tanah ke LPG yang menggusur kehidupan para tukang penjaja minyak tanah keliling. Tujuannya bagus, tapi implementasinya tidak cermat. (Lihat videonya: Habiskan 300M, Proyek Kota Baru Lampung Kini Jadi Kota Mati)
“Jadi, jelas BUMN-nya maju dan efisien serta rakyat pun terlibat menikmatinya senagai sesuatu yang tidak dapat dipisahkan,” ujarnya. (Anton C)
“Dalam Nawacita butir ke-6 dan 7 jelas dinyatakan, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya. Juga mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” ujarnya.
Dalam jangka pendek, kata dia, perlu dilakukan revitalisasi bisnis di semua BUMN agar efisien dan mempunyai daya saing. Dalam jangka menengah perlu dilakukan restrukturisasi melalui pembentukan holding dan super BUMN agar efektif dan efisien pengelolaannya demi tujuan menciptakan kehadiran BUMN untuk kesejahteraan rakyat.
Contohnya, pengembangan food estate dengan melibatkan rakyat sehingga pertanian rakyat tidak tergusur. Tidak seperti penggantian minyak tanah ke LPG yang menggusur kehidupan para tukang penjaja minyak tanah keliling. Tujuannya bagus, tapi implementasinya tidak cermat. (Lihat videonya: Habiskan 300M, Proyek Kota Baru Lampung Kini Jadi Kota Mati)
“Jadi, jelas BUMN-nya maju dan efisien serta rakyat pun terlibat menikmatinya senagai sesuatu yang tidak dapat dipisahkan,” ujarnya. (Anton C)
(ysw)
Lihat Juga :