Busyet! Segini Lho Kerugian Perbankan Akibat Dibobol Hacker

Rabu, 30 September 2020 - 12:50 WIB
loading...
Busyet! Segini Lho Kerugian...
Kerugian perbankan akibat dibobol hacker. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - GBG selaku perusahaan teknologi global dalam manajemen fraud dan compliance mencatat kerugian industri perbankan global akibat kejahatan digital. Adapun penjahat digital banyak melakukan pembobolan rekening nasabah bank .

Managing Director GBG APAC June Lee mengatakan perbankan di seluruh dunia telah menelan kerugian mencapai USD171 miliar akibat dibobol hacker. Adapun kerugian tersebut terhitung selama medio lima tahun.

"Periode itu sepanjang lima tahun jenis fraud yang dijelaskan itu pengumpulan data secara digital dari bergai pihak yang nggak seharusnya dilakukan penjahat digital," ujar June dalam diskusi virtual, Rabu (30/9/2020). Baca Juga: Dicuri Hacker, Rahasia Rudal Nuklir Amerika Jatuh ke Tangan Rusia

Menurut dia kejahatan digital yang mengincar nasabah perbankan modusnya bermacam-macam. Salah satu modusnya mengirimkan pesan elektronik dengan menawarkan berbagai macam hadian jika mau membuka rekening bank untuk membantu mengelola transaksi pihak lain.

"Iming-imingnya buka jasa rekening bank. Jika iya, berarti anda sudah masuk penipuan umum yang memadukan scam dengan first party fraud sehingga menjadikannya sulit untuk dideteksi. Namanya adalah money mule," kata dia. Baca Juga: Hacker Bobol Data AS, Ada 89 File Indonesia Kebanyakan soal ISIS

Dia menambahkan saat ini penjahat digital memiliki modus baru dengan melibatkan rekayasa atau social engineering dan skema first party fraud. Penipu memperoleh uang dari korban dengan meminta korban untuk membuka rekening bank dan mengelola transaksi. "Money mule dinilai sebagai tipe fraud terbesar kedua yang memiliki dampak signifikan kepada institusi finansial di Indonesia tahun 2019," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
Danamon Umumkan Rencana...
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Susunan Pengurus
Transaction Banking...
Transaction Banking BRI Tumbuh Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah
Dirut BRI: Fundamental...
Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan Demand
Dampak Cuaca Esktrem,...
Dampak Cuaca Esktrem, Industri Maskapai Mengaku Boncos 20%
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Rekomendasi
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved