Tak Sekedar Anggaran, Otsus Bentuk Pengakuan Papua Bagian dari NKRI
Rabu, 30 September 2020 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, dana Otsus sudah cukup membantu dan bermanfaat untuk pendidikan kesehatan infrastruktur dan afirmasi atas orang asli Papua dimana melalui dana otsus juga digunakan membiayai Majelis Rakyat Papua. Sehingga, ia mengajak, semua pihak di Papua, untuk benar-benar mengkaji, agar tidak ada salah persepsi. "Kebijakan dalam penyelenggaran ada yang berhasil dan tidak, yang berhasil ditingkatkan kalau tidak berhasil perbaiki koreksi, cara memandang otsus harus dengan cermat, benar benar mengkaji segala konsekuensi," ucapnya.
Baca Juga: Diplomat Silvany: Papua Barat Bagian Indonesia Sudah Final, Vanuatu Bodoh
Sementara itu, Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan dana otsus telah membantu penyelenggaraan pemerintah daerah terutama di sektor yang berkaitan peningkatan sumber daya manusia. Berkat dana otsus, pembangunan Jayapura juga lebih bergerak dengan ditandai perbaikan infrastruktur, juga kenaikan capaian indeks pembangunan manusia dan angka harapan hidup yang terus membaik, dari tahun ke tahun. "Perjalanan otsus selama 19 tahun sejak 2002, saya katakan ada kemajuan dari berbagai aspek dibanding masa sebelum otsus. Meskipun belum memenuhi harapan semua kalangan, karena ada faktor penghambat dari internal eksternal," ucapnya.
Menurut dia, implementasi otsus di Jayapura sudah berhasil dan Otsus perlu berlanjut, karena tingkat ketergantungan pada fiskal otsus cukup besar. Apalagi berkat dana otsus, pemerintah Jayapura bisa menyekolahkan anak-anak ke luar negeri. Di samping itu dana otsus juga telah memajukan orang Papua, perbaikan infrastrutur, kesehatan. Sebab itu, dana otsus ke depan harus benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Papua.
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Perjuangan Jimmy Demianus Ijie menyebut, agar pelaksanaan otsus benar-benar optimal, pemerintah perlu memperlakukan masyarakat Papua dengan penuh bermartabat dengan memberi kewenangan sepenuhnya dalam mengurus otonomi. Sebab itu, ia menyarankan pemerintah untuk belajar dari negara lain seperti Italia dalam memberikan otonomi khusus.
Baca Juga: Diplomat Silvany: Papua Barat Bagian Indonesia Sudah Final, Vanuatu Bodoh
Sementara itu, Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan dana otsus telah membantu penyelenggaraan pemerintah daerah terutama di sektor yang berkaitan peningkatan sumber daya manusia. Berkat dana otsus, pembangunan Jayapura juga lebih bergerak dengan ditandai perbaikan infrastruktur, juga kenaikan capaian indeks pembangunan manusia dan angka harapan hidup yang terus membaik, dari tahun ke tahun. "Perjalanan otsus selama 19 tahun sejak 2002, saya katakan ada kemajuan dari berbagai aspek dibanding masa sebelum otsus. Meskipun belum memenuhi harapan semua kalangan, karena ada faktor penghambat dari internal eksternal," ucapnya.
Menurut dia, implementasi otsus di Jayapura sudah berhasil dan Otsus perlu berlanjut, karena tingkat ketergantungan pada fiskal otsus cukup besar. Apalagi berkat dana otsus, pemerintah Jayapura bisa menyekolahkan anak-anak ke luar negeri. Di samping itu dana otsus juga telah memajukan orang Papua, perbaikan infrastrutur, kesehatan. Sebab itu, dana otsus ke depan harus benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Papua.
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Perjuangan Jimmy Demianus Ijie menyebut, agar pelaksanaan otsus benar-benar optimal, pemerintah perlu memperlakukan masyarakat Papua dengan penuh bermartabat dengan memberi kewenangan sepenuhnya dalam mengurus otonomi. Sebab itu, ia menyarankan pemerintah untuk belajar dari negara lain seperti Italia dalam memberikan otonomi khusus.
Lihat Juga :