OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Selasa, 05 Mei 2020 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
"Layanan data nasabah atau SLIK akan jadi basis untuk dapat berkomunikasi dan tidak ada segmentasi untuk bank sehingga mereka bisa dapat fasilitas BI tersebut," ujarnya.
Mekanisme penyangga lainnya adalah subsidi bunga. Skema ini ditujukan untuk mengurangi beban pengusaha sebagai debitur. Menurutnya dalam pembahasan terakhir akan memprioritaskan bagi nasabah yang rekam jejak sebelumnya memiliki cicilan lancar atau tidak macet. "Nanti bila sudah masuk periode pemulihan juga kami siapkan kemudahan kredit modal kerja. Rencananya akan diberikan kemudahan tenggang cicilan selama setahun bagi usaha baru mulai," tuturnya.
Wimboh juga menilai pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2020 sebesar 2,97% sudah diprediksi banyak pihak. Pandemi virus corona telah membuat aktivitas ekonomi berkurang drastis. "Kita sudah tahu ekonomi akan tertekan. Angkanya bisa turun jadi berat, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyangga hingga dampak Covid-19 ini masuk masa pemulihan," tuturnya.
Saat ini, kata dia, pemerintah fokus bagaimana kehidupan masyarakat bisa terjamin tidak kelaparan. Berbagai strategi sudah dan terus disiapkan agar pertumbuhan ekonomi tidak turun terlalu dalam. Strategi itu mulai dari restrukturisasi kredit hingga pemberian bantuan sosial (bansos).
Dia juga mengimbau masyarakat disiplin mematuhi physical distancing untuk solusi terbaik saat ini. Selama vaksin corona belum ditemukan, maka harapannya masyarakat perlu disiplin mengikuti anjuran pemerintah. "Lalu dengan bansos ini mudah-mudahan bisa meringankan, sementara. Memang solusi ke depannya masyarakat harus bekerja," tegasnya.
Mekanisme penyangga lainnya adalah subsidi bunga. Skema ini ditujukan untuk mengurangi beban pengusaha sebagai debitur. Menurutnya dalam pembahasan terakhir akan memprioritaskan bagi nasabah yang rekam jejak sebelumnya memiliki cicilan lancar atau tidak macet. "Nanti bila sudah masuk periode pemulihan juga kami siapkan kemudahan kredit modal kerja. Rencananya akan diberikan kemudahan tenggang cicilan selama setahun bagi usaha baru mulai," tuturnya.
Wimboh juga menilai pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2020 sebesar 2,97% sudah diprediksi banyak pihak. Pandemi virus corona telah membuat aktivitas ekonomi berkurang drastis. "Kita sudah tahu ekonomi akan tertekan. Angkanya bisa turun jadi berat, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyangga hingga dampak Covid-19 ini masuk masa pemulihan," tuturnya.
Saat ini, kata dia, pemerintah fokus bagaimana kehidupan masyarakat bisa terjamin tidak kelaparan. Berbagai strategi sudah dan terus disiapkan agar pertumbuhan ekonomi tidak turun terlalu dalam. Strategi itu mulai dari restrukturisasi kredit hingga pemberian bantuan sosial (bansos).
Dia juga mengimbau masyarakat disiplin mematuhi physical distancing untuk solusi terbaik saat ini. Selama vaksin corona belum ditemukan, maka harapannya masyarakat perlu disiplin mengikuti anjuran pemerintah. "Lalu dengan bansos ini mudah-mudahan bisa meringankan, sementara. Memang solusi ke depannya masyarakat harus bekerja," tegasnya.
(fai)
Lihat Juga :