Analis Sebut Bukan Saham Big Caps yang Dorong Indeks Menguat, Jadi?

loading...
Analis Sebut Bukan Saham Big Caps yang Dorong Indeks Menguat, Jadi?
IHSG hari ini berhasil ditutup menguat 2,05 persen ke 4.970. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Hari ini berhasil ditutup menguat 2,05 persen ke 4.970. Hal ini sekaligus mengakhiri tren negatif dimana selama tiga hari ke belakang Indeks ditutup melemah.

Melihat hal tersebut, Technical Analyst Sucor Sekuritas, Hendriko Gani menyebutkan, kenaikan IHSG ini digolongkan sebagai technical rebound, dan IHSG juga berpotensi untuk menguji level resistance di level 5.000.

Namun, dari torehan positif IHSG hari ini, Hendriko menyebut kenaikan IHSG tidak didorong oleh saham-saham big caps, melainkan saham-saham yang berada di bawahnya. (Baca juga: Karyawan Pizza Hut Jualan di Jalan, Bagaimana Pergerakan Sahamnya)

"Kita lihat juga sebenarnya big caps kita yang sebenarnya mendorong pergerakan IHSG hari ini itu transaksinya tidak terlalu banyak dan didominasi second liner dan third liner di kebanyakan," ujar Hendriko dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Kamis (1/10/2020).



Dia menambahkan, faktor dari dalam dan luar negeri sama-sama mendominasi kenaikan signifikan IHSG hari ini. Untuk dalam negeri, Indonesia yang berpotensi masuk ke jurang resesi turut mempengaruhi dan kondisi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV juga berpotensi negatif jika tidak ada perbaikan. (Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya! Jurang Resesi Makin Nyata)

"Kemudian, dari luar juga contohnya dari Pemilu AS, kemudian stimulus juga direspon positif oleh market AS dan beberapa negara lain. Kalau kita lihat dari luar itu cenderung positif dan dari dalem juga bisa dikatakan positif cuma ga bisa dibilang kita terlalu positif di long term," ucapnya.
(ind)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top