Perkuat Modal Usaha, Nelayan Didorong Bentuk Koperasi

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 20:36 WIB
loading...
Perkuat Modal Usaha,...
Nelayan didorong membentuk koperasi untuk memperkuat modal usaha. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki terus mendorong koperasi nelayan di Indonesia mulai serius masuk dalam skala bisnis dari hulu hingga hilir. Salah satu caranya dengan melakukan pengolahan ikan secara mandiri, memiliki rumah produksi, dan bermitra dengan industri besar sebagai offtaker untuk menyerap produk perikanan.

"Nelayan juga harus bertransformasi dari bekerja perorangan dengan skala ekonomi kecil menjadi kelompok dan berkoperasi supaya lebuh kuat," kata Teten melalui keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu (3/10/2020).

Baca Juga: Deretan Pejabat Ekonomi RI Meregang Nyawa di Tangan Corona

Teten pun mencontohkan seperti Muncar Banyuwangi merupakan sentra perikanan nomor dua terbesar di Indonesia dengan karakteristik nelayan yang tangguh. Sebab itu, perlu di dorong untuk bertransformasi menjadi koperasi agar menjadi kuat dan hebat."Di sini ada koperasi nelayan tapi catatan kami koperasinya masih berkutat soal retribusi pelelangan. Harusnya masuk ke bisnis utama," kata dia.

Baca Juga: Duh Gawat! Wisma Atlet Makin Penuh Tampung Pasien Corona

Hal itu sejalan dengan keinginan pemerintah untuk memperkuat koperasi-koperasi sektor produktif di Indonesia termasuk koperasi nelayan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagaimana amanat dari Presiden Joko Widodo.

"Kami juga ditugaskan presiden karena banyak informasi tangkapan nelayan tidak terserap meski ekspor masih bagus. Ini karena konsumsi sedang menurun sehingga serapan kurang bagus. Jangan sampai di tengah pandemi Covid-19 ini nelayan jadi susah," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Edukasi Keselamatan...
Edukasi Keselamatan di Laut, PIS Salurkan Life Vest untuk Nelayan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kolaborasi Bangun SPBU Nelayan di Lampung Timur
BNI Raih Green Warrior...
BNI Raih Green Warrior Award di ESG Now Awards 2025
Nelayan Minta Pemerintah...
Nelayan Minta Pemerintah Hapus PBB Laut hingga Tolak Kapal Asing
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved