Nelayan Bakal Kembali Dapat Konverter Kit

Minggu, 04 Oktober 2020 - 19:30 WIB
loading...
Nelayan Bakal Kembali...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Distribusi paket konversi BBM ke BBG (konverter kit) untuk nelayan sasaran tahun 2020 akan segera direalisasikan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi bakal melakukan distribusi konverter kit sebaik mungkin dengan mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebarluasan Covid-19 .

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM yang juga sebagai Pelaksana Tugas Dirjen Migas Ego Syahrial mengungkapkan, konverter kit yang akan dibagikan kepada nelayan dibatasi sekitar 60 orang per hari per lokasi titik serah. Tahapan pendistribusian dibagi menjadi dua sesi, sehingga nelayan yang hadir terpecah menjadi 30 orang tiap sesi.

"Harus dipastikan, pelaksanaan pendistribusian paket perdana konversi BBM ke BBG untuk nelayan sasaran menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak fisik dan pengecekan suhu tubuh nelayan," ujar Ego di Jakarta, Minggu (4/10/2020). ( Baca juga:RUU Cipta Kerja Selesai Dibahas, Airlangga Ucapkan Terima Kasih ke DPR )

Lebih lanjut, Irine Yulianingsih selaku Pejabat Pembuat Komitmen menjelaskan, apabila nelayan calon penerima paket tidak dapat hadir maka bisa diwakilkan kepada salah satu anggota keluarga yang namanya tercantum di dalam kartu keluarga (KK). Perwakilan keluarga yang hadir harus membawa kelengkapan dokumen seperti surat kuasa dan KTP, kartu KUSUKA pemberi kuasa, kapal nelayan pemberi kuasa dan mesin lama nelayan yang bersangkutan.

"Program konversi BBM ke BBG untuk nelayan sasaran merupakan salah satu upaya pemerintah melakukan diversifikasi energi, yaitu menyediakan alternatif energi yang dapat digunakan, lebih ramah lingkungan dan sudah dikenal masyarakat," katanya. ( Baca juga:
Hidayat Nur Wahid Sebut Sejak Februari PKS Suarakan Penolakan RUU Cipta Kerja )

Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG terdiri atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, dua buah tabung LPG 3 kg, as panjang, baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll). Pemanfaatan LPG sebagai bahan bakar kapal nelayan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin motor berdaya rendah, yang lebih hemat biaya sehingga lebih ekonomis bagi nelayan. Penghematan biaya operasional dengan menggunakan LPG berkisar 30-50% dan perawatan mesinnya lebih mudah. Selain itu, penggunaan LPG juga mengurangi konsumsi BBM bersubsidi dan mengurangi emisi gas karbon monoksida.

"Pendistribusian paket perdana dalam masa Covid-19 ini memang tidak mudah karena banyak hal yang perlu disesuaikan. Meski demikian, semangat untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya nelayan, tetap menyala," tutup Ego.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Rekomendasi
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved