RI Tawarkan Asuransi ke ASEAN, DPR Sentil Soal Kasus Jiwasraya

Senin, 05 Oktober 2020 - 13:34 WIB
loading...
RI Tawarkan Asuransi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah bakal membuat ratifikasi protokol ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS) Ke-7. Melalui ratifikasi ini, Indonesia akan memperjelas komitmen non-life insurance (perusahaan asuransi jiwa) menjadi konvensional dan tafakul atau syariah.

Terkait itu, anggota Komisi XI DPR Fraksi Nasdem, Fauzi H Amro, meminta agar pemerintah harus hati-hati dalam menawarkan produk asuransi Indonesia ke ASEAN. Tujuannya, agar tidak terjadi fraud atau kegagalan dalam mengelola industri asuransi di Indonesia, seperti kasus Jiwasraya.

"Asuransi Indonesia belum kokoh. Makanya, pemerintah harus meningkatkan daya saing, kualitas, dan kuantitas produk jasa keuangan dan asuransi Indonesia dalam beroperasi di pasar negara ASEAN. Jangan sampai dengan perjanjian ini tidak ada feedback begitu pun asuransi," kata Fauzi di Gedung DPR, Senin (5/10/2020). ( Baca juga:Pentolan Apindo Sebut Aksi Mogok Nasional Tidak Sah dan Ada Sanksi Hukumnya )

Dia mengatakan, produk-produk tersebut akan bersaing di negara-negara ASEAN melalui protokol ke-7 jasa keuangan AFAS ini. Jangan sampai masalah kegagalan asuransi bisa mencoreng reputasi Indonesia.

"Negara kita saja asuransinya banyak problem. Kita akan menjual ke negara ASEAN, itu bagaimana trust-nya? Kepercayaan masyarakat ASEAN, di masyarakat kita saja asuransinya susah berinvestasi," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Hadirkan Perlindungan...
Hadirkan Perlindungan Jiwa yang Fleksibel lewat My Prime Term Protection-Plan Series
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved