Bulan Inklusi Keuangan, OJK Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2020 - 17:42 WIB
loading...
Bulan Inklusi Keuangan,...
OJK fokus mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang jatuh pada Oktober 2020 ini. Sebagaimana diketahui, sejak 2016, OJK bersama kementerian dan lembaga telah menginisiasi bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sardjito, mengatakan fokus kegiatan bulan inklusi keuangan tahun ini diarahkan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional . "Selama bulan inklusi keuangan 2020 akan didorong adanya pemulihan kredit atau pembiayaan kepada pelaku UMKM sebesar Rp2,8 triliun," kata Sardjito di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Baca Juga: OJK Kejar Pencapaian Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

Menurut dia bulan inklusi keuangan ini juga diarahkan dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan atau layanan jasa keuangan. Kemudian juga mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk atau layanan jasa keuangan.

"Kegiatan bulan inklusi keuangan dilakukan pada tanggal 1 - 31 Oktober 2020 di seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai macam program atau berbagai macam kegiatan literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen yang melibatkan kementerian lembaga, lembaga jasa keuangan dan e-commerce," jelasnya.

Baca Juga: OJK Dorong Pemulihan Ekonomi dari Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara mengatakan negara dengan tingkat inklusi keuangan yang tinggi akan dengan mudah memetakan masyarakat yang membutuhkan bantuan dan menyalurkannya ke rekening yang dimiliki setiap warga masyarakat yang berhak. "Penyaluran bantuan melalui lembaga jasa keuangan dengan mengoptimalkan teknologi informasi atau digital menjadi solusi utama di kala pembatasan sosial diberlakukan," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved