70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Selasa, 06 Oktober 2020 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Kata dia, Pertamina mendorong energi terbarukan seperti bio diesel, bio fuel dan bio avtur. Serta mengoptimalkan geothermal sebagai bahan bakar pengembang geothermal dengan kapasitas terpasang lebih dari 1.000 MW.
(Baca Juga: Harusnya Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon & Ngisi Bensin Premium )
"Ke empat sesuai tren ke depan, maka Pertamina bersinergi BUMN lain akan membangun ekosistem EV baterai. Ketika terjadi shifting fosil fuel ke electric vehicle dari Pertamina telah menetapkan transformasi bisnisnya sesuai pertumbuhan demand ke depan," terangnya.
Sambung dia menambahkan, perseroan akan terus memperbaiki infrastruktur agar tidak banyak mengimpor kebutuhan energi untuk masyarakat.
"Dengan negara yang terkenal 170 pulaunya, yang paling penting aksesability yang mana ketersedian aja enggak cukup dimana kita harus membangun infrastruktur agar dapat diakses dari masyarakat," tandasnya.
(Baca Juga: Harusnya Malu Dong! Orang Kaya Kok Beli Gas Melon & Ngisi Bensin Premium )
"Ke empat sesuai tren ke depan, maka Pertamina bersinergi BUMN lain akan membangun ekosistem EV baterai. Ketika terjadi shifting fosil fuel ke electric vehicle dari Pertamina telah menetapkan transformasi bisnisnya sesuai pertumbuhan demand ke depan," terangnya.
Sambung dia menambahkan, perseroan akan terus memperbaiki infrastruktur agar tidak banyak mengimpor kebutuhan energi untuk masyarakat.
"Dengan negara yang terkenal 170 pulaunya, yang paling penting aksesability yang mana ketersedian aja enggak cukup dimana kita harus membangun infrastruktur agar dapat diakses dari masyarakat," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :