Agar Tak Rugi Berinvestasi Emas, Pahami Dulu Sisi Buruknya

Rabu, 07 Oktober 2020 - 12:32 WIB
loading...
Agar Tak Rugi Berinvestasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Logam mulia atau emas merupakan investasi yang praktis dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Namun, ada sisi negatif dari emas yang perlu diketahui agar tidak merugi. ( Baca juga:Cara Perbankan Hadapi Debitur Bermasalah )

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyarankan, masyarakat yang ingin berinvestasi emas sebaiknya menggunakan dana "menganggur' atau dana lebih. Hal ini dilakukan untuk mengatasi resiko yang ada, sebab investasi emas juga mengeluarkan biaya.

"Jika berinvestasi di emas atau investasi di manapun, jangan gunakan uang pokok. Pakailah uang nganggur. Misalnya punya Rp100 juta, 20% digunakan untuk investasi. Jangan dihabiskan semuanya," katanya ketika dihubungi SINDOnews, Rabu (7/10/2020).

Ia menjelaskan, ketika kita membeli emas itu ada biaya ongkos sebesar Rp100 ribu per gram. Untuk mendapatkan untung dari biaya ongkos itu membutuhkan waktu yang lama.

"Tak hanya itu, ketika kita jual pun kena biaya pembayaran pajak karena ada NPWP," jelasnya.

Selain itu, investasi di emas itu sertifikatnya memiliki jangka waktu selama tiga tahun. Untuk mengubahnya diperlukan biaya lagi per gramnya sebesar Rp50 ribu. ( Baca juga:Refly Harun: Hilangkanlah Presidential Threshold agar Kita Bisa Mencari Leader, Bukan Dealer )

"Emas itu itu investasi jangka panjang. Jika masyarakat tidak paham betul akan hal-hal tersebut, maka akan merugi." tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Rekomendasi
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Digital Lock Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Berita Terkini
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved