Kantor OJK Regional DKI Jakarta Bantu UMKM Dorong Pemulihan Ekonomi

loading...
Kantor OJK Regional DKI Jakarta Bantu UMKM Dorong Pemulihan Ekonomi
Pegawai Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Ikatan Pegawai OJK (IPOJK), beserta dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta turut memberikan dukungan dana dengan jumlah sebesar Rp225.000.000 ke UMKM. FOTO HUMAS OJK
JAKARTA - Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten (KR01 OJK) telah dan akan terus mendorong dilakukannya upaya program Pemulihan Ekonomi Nasional . Upaya itu salah satunya dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah.

Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Dhani Gunawan Idat mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pemulihan ekonomi di daerahanya dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) yang menyasar sektor UMKM.

Dhani menjelaskan, program KSBB UMKM merupakan suatu program yang kreatif, inovatif dan kolaboratif dalam rangka recovery atau pemulihan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta. ( Baca juga:Uni Eropa Bakal Ekspansi Bisnis ke ASEAN, RI Salah Satu yang Dilirik )

"Melalui program KSBB UMKM seluruh lapisan masyarakat, baik perorangan maupun instansi dapat memberikan bantuan kepada UMKM. Bentuk bantuan berupa sarana prasarana, permodalan, dan pelatihan," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2020).

Dia mengungkapkan, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program KSBB UMKM, pegawai di Kantor OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Ikatan Pegawai OJK (IPOJK), beserta dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta turut memberikan dukungan dana sebesar Rp225.000.000 ke dalam pelaksanaan program KSBB UMKM.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk selanjutnya disalurkan kepada UMKM yang membutuhkan melalui aggregator yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.



Program KSBB UMKM juga menjadi bagian dari sinergi antara OJK dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk menghadirkan akses pembiayaan yang berbiaya rendah dan proses cepat kepada UMKM.

"Melalui program KSBB ini pelaku UMKM dapat memperoleh pembiayaan dari fintech peer to peer lending tanpa dikenakan bunga dan dengan proses yang cepat, " paparnya. ( Baca juga:Waswas Agresi China, AS Ancam Daratkan Kapal-kapal Amfibi ke Taiwan )

TPAKD sendiri, lanjut dia, dibentuk dengan tujuan meningkatkan akses dan literasi keuangan kepada seluruh masyarakat, di mana salah satu program yang dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta yaitu pemberdayaan UMKM. Melalui program ini pelaku UMKM di Provinsi DKI Jakarta diberikan pelatihan dan pendampingan serta difasiltasi untuk memperoleh akses permodalan atau yang disebut sebagai business matching.

Dhani menambahkan, inklusi keuangan memiliki peranan penting dan strategis sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. "Program lainnya yang juga telah dan sedang dilaksanakan dalam TPAKD DKI Jakarta, yaitu Gerakan Menabung Dengan Sampah, One Student One Account, Pendirian Bank Wakaf Mikro, serta Jakarta Age Friendly," katanya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top