Pemanfaatan Data Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pasar Modal

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 22:32 WIB
loading...
Pemanfaatan Data Kependudukan...
Salah satu manfaat penting kerja sama pemanfaatan data kependudukan adalah proses validitas data investor pasar modal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pelaku industri pasar modal terus berupaya meningkatkan kualitas pasar modal. Salah satunya melalui kerja sama pemanfaatan data kependudukan antara Self-Regulatory Organization (SRO) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah berlangsung sejak 2016.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, salah satu manfaat penting dari kerja sama tersebut adalah proses validitas data investor pasar modal . Sebab, selama ini KSEI berupaya membuat data nasabah investor yang akurat dengan mengacu pada verifikasi data kependudukan yang disediakan Dukcapil.

“Kita tingkatkan validitas datanya sehingga data calon investor akan tervalidasi sesuai data e-KTP yang ada di database Dukcapil, setelah itu baru kita berikan SID (Single Investor Identification),” terang Uriep di Jakarta.

(Baca Juga: Buka Rekening Pasar Modal Makin Mudah dengan Data Dukcapil, Ayo Investasi )

Menurut Uriep, peningkatan kualitas pasar modal melalui kredibilitas data investor bersifat sangat urgent. “Dari sisi kualitasnya, pemanfaatan data dari dukcapil ini sangat urgent, penting akurasinya, sehingga data yang di KSEI itu diharapkan ke depan dapat membantu pengembangan pasar modal,” jelasnya.

Selain itu, Uriep menerangkan bahwa validitas data juga sangat penting dalam rangka pengawasan dan perlindungan terhadap investor. Sebab, kerja sama yang juga melibatkan 105 perusahaan efek secara langsung dapat menghindari risiko terjadinya kesalahan data yang dapat merugikan investor.

“Pemanfaatan dari data kependudukan ini oleh perusahaan efek secara langsung sebagai upaya untuk menghindari risiko kesalahan input dan human error dalam pembukaan rekening. Juga untuk menghindari bagaimana investor jangan punya SID ganda, jadi satu orang satu SID,” pungkasnya.

(Baca Juga: Kabar Mengenai Vaksin Covid-19 Tumbuhkan Optimisme Pasar Modal Indonesia )

Diwawancarai secara terpisah, Muhammad Alfisyahrin (28 tahun) mengakui bahwa saat ini sudah ada kemajuan dan kemudahan dalam proses pendaftaran rekening investor baru di KSEI karena bisa dilakukan secara online.

“Integrasi dengan data dukcapil membuat prosesnya bukan cuma makin mudah, tetapi juga lebih cepat. Jadi, makin sedikit alasan masyarakat Indonesia untuk tidak berinvestasi,” ucapnya.

(Baca Juga: Transaksi Harian Meningkat Tajam, Kapitalisasi Pasar Modal Tembus Rp5.877 T )

Alfi juga berpendapat, integrasi data dukcapil memberikan rasa aman bagi investor. “Sistem informasi investor yang disediakan KSEI sekarang sangat membantu saya untuk melihat keseluruhan portofolio investasi saya yang tersebar dalam beberapa instrumen pasar modal. Integrasi dengan data dukcapil juga memberi saya rasa aman lebih,” terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved