Tak Henti Tambah Pekerja Meski Pandemi

Senin, 12 Oktober 2020 - 05:57 WIB
loading...
Tak Henti Tambah Pekerja...
Sektor e-commerce dan layanan pengiriman barang adalah dua diantara banyak sektor usaha yang tetap menambah jumlah pekerjanya. Foto/Koran sindo
A A A
JAKARTA - Pada masa pandemi Covid-19 , sejumlah sektor usaha mengalami penurunan kinerja. Imbasnya, perusahaan melakukan upaya efisiensi untuk menyelamatkan bisnisnya.

Tak sedikit perusahaan yang melakukan pemotongan upah, bahkan terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, di antara sejumlah sektor usaha yang terdampak akibat lesunya perekonomian, ternyata masih ada bisnis yang justru getol merekrut karyawan. Sektor e-commerce dan layanan pengiriman barang adalah dua di antaranya. (Baca: Inilah Pintu-Pintu Surga untuk Perempuan)

Hal ini sejalan dengan riset sejumlah firma konsultasi yang menyebutkan bahwa masa pandemi mendorong adanya pembatasan gerak sosial di masyarakat. Imbasnya, konsumen lebih memilih melakukan transaksi belanja melalui toko online atau marketplace. Hal tersebut berimbas pada meningkatnya layanan pengiriman barang dari transaksi berbasis internet itu.

Fakta tersebut diakui oleh perusahaan pengiriman PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). Perusahaan yang identik dengan logo huruf biru beraksen merah itu menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat akan jasa layanan pengiriman barang paa masa pandemi semakin meningkat.

“Paling signifikan berasal dari pengiriman transaksi e-commerce domestik. Kalau kiriman crossborder menurun tajam karena adanya pembatasan penerbangan baik ke dalam maupun luar negeri,” kata VP of Marketing JNE Eri Palgunadi kepada SINDO Media di Jakarta baru-baru ini.

Tak Henti Tambah Pekerja Meski Pandemi


Eri menambahkan, merespons tingginya peningkatan pengiriman barang, JNE pun terus melakukan pengembangan. Salah satunya di sektor sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, sejak akhir tahun lalu hingga saat ini tercatat ada penambahan jumlah SDM sekitar 5.000 orang, sehingga total karyawan perusahaan saat ini mencapai 50.000 orang lebih. (Baca juga: Pilkada di Masa Pandemi, Perlu Ada Jaminan dari Penyelenggara Pemilu)

Berdasarkan pengamatan Eri, pandemi Covid-19 membuat perilaku masyarakat dalam berbelanja berubah. Dari sebelumnya lebih senang datang ke toko, pasar, dan pusat perbelanjaan modern, setelah pandemi masyarakat beralih dengan berbelanja secara daring.

Ihwal perubahan perilaku belanja dari daring ke luring juga dirasakan oleh sejumlah pelaku usaha e-commerce. Platform belanja daring seperti Bukalapak, Shopee, Blibli, dan Tokopedia. Mereka mengakui terjadi peningkatan transaksi berkali-kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja berujar, e-commerce yang identik dengan warna oranye itu mengalami pertumbuhan cukup signifikan selama pandemi. Shopee mencatat, lebih dari 260 juta transaksi sepanjang kuartal II/2020 ini dengan rata-rata harian mencapai lebih dari 2,8 juta transaksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
Transaksi Meningkat,...
Transaksi Meningkat, Ramadan Momentum Tumbuhnya Bisnis Jualan Online
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved