Digandrungi di Korea hingga Timteng, Ekspor Kopi Minang Digenjot
Selasa, 13 Oktober 2020 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
"Tercatat PDB sektor pertanian tumbuh 16,24% pada triwulan II/2020, khusus komoditas kopi, ekspor Indonesia ke dunia meningkat 12% dari sisi volume ekspor jika dibandingkan kuartal II/2019. Ini menjadi angin segar bagi pengembangan komoditas perkebunan Indonesia terutama Kopi Minang, Sumatera Barat," katanya.
Direktur Jenderal perkebunan Kasdi Subagyono menambahkan akan memfasilitasi petani untuk memberikan bantuan sarana alat pascapanen dan pengolahan untuk menghasilkan produk-produk kopi bernilai tambah tinggi, juga dalam hal pembinaan dan pendampingan petani. Saat ini tercatat hanya Kopi Bareh Solok di tahun 2018 (dikenal dengan Sumatera Arabica Minang Solok) yang memperoleh sertifikat Indikasi Geografis.
(Baca Juga: International Coffee Day: Kopi Nusantara Jadi Pusat Perhatian Dunia)
"Kami mendorong penetapan kopi-kopi di Sumatera Barat lain yang memiliki kekhasan dari sisi geografis yang dihasilkan melalui perbedaan rasa dan aroma. Saya mencatat ada potensi jenis kopi Sumbar yang diperdagangkan dengan nama dagang Solok Rajo, Lasi, Robusta/Arabica Equator Talu, Kopi Kajai Spesialty, Charmintoran Coffee, kopi Payo dan lain-lain untuk mendapat pengakuan spesifik dari Indikasi Geografis," paparnya.
Direktur Jenderal perkebunan Kasdi Subagyono menambahkan akan memfasilitasi petani untuk memberikan bantuan sarana alat pascapanen dan pengolahan untuk menghasilkan produk-produk kopi bernilai tambah tinggi, juga dalam hal pembinaan dan pendampingan petani. Saat ini tercatat hanya Kopi Bareh Solok di tahun 2018 (dikenal dengan Sumatera Arabica Minang Solok) yang memperoleh sertifikat Indikasi Geografis.
(Baca Juga: International Coffee Day: Kopi Nusantara Jadi Pusat Perhatian Dunia)
"Kami mendorong penetapan kopi-kopi di Sumatera Barat lain yang memiliki kekhasan dari sisi geografis yang dihasilkan melalui perbedaan rasa dan aroma. Saya mencatat ada potensi jenis kopi Sumbar yang diperdagangkan dengan nama dagang Solok Rajo, Lasi, Robusta/Arabica Equator Talu, Kopi Kajai Spesialty, Charmintoran Coffee, kopi Payo dan lain-lain untuk mendapat pengakuan spesifik dari Indikasi Geografis," paparnya.
(fai)
Lihat Juga :