Gelar Program Jaga Sungai Jaga Kehidupan, BRI Dorong Ekonomi Masyarakat
Selasa, 13 Oktober 2020 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Aestika, uang dihasilkan dari penjualan sampah ke depan akan ditabung melalui rekening BRI dan dan bisa ditarik lewat AgenBRILink, Unit Kerja BRI, maupun jaringan e-channel milik BRI lainnya.
Sungai Dendengan Dalam di Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal 2, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara menjadi salah satu dari 19 Sungai di Indonesia yang mendapat manfaat dari program "Jaga Sungai Jaga Kehidupan" BRI. Selain sungai yang telah bersih dan tertata rapi, masyarakat Dendengan Dalam telah mendapat solusi dalam mengatasi persoalan sampah yang melintasi sungai tersebut.
(Baca Juga: Konservasi DAS Tiwingan Topang Ekonomi Masyarakat Banjar)
"Bank BRI telah memberikan dua unit mesin daur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah yang diperoleh dari sungai maupun di sekitar permukiman warga," ungkap dia.
Untuk mendukung dan memastikan pelaksanaan program pengolahan sampah tersebut, warga Kelurahan Dendengan Dalam telah membentuk kelompok kerja (Pokja) yang bertugas mengawasi dan menjalankan program dimaksud, sehingga mesin daur ulang sampah dapat dimanfaatkan secara optimal dan permasalahan sampah di Kelurahan Dendengan Dalam dapat teratasi. Sarana dan prasarana yang dibangun di pinggiran sungai seperti taman bermain dan ruang terbuka juga telah dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar.
Sungai Dendengan Dalam di Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan Paal 2, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara menjadi salah satu dari 19 Sungai di Indonesia yang mendapat manfaat dari program "Jaga Sungai Jaga Kehidupan" BRI. Selain sungai yang telah bersih dan tertata rapi, masyarakat Dendengan Dalam telah mendapat solusi dalam mengatasi persoalan sampah yang melintasi sungai tersebut.
(Baca Juga: Konservasi DAS Tiwingan Topang Ekonomi Masyarakat Banjar)
"Bank BRI telah memberikan dua unit mesin daur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah yang diperoleh dari sungai maupun di sekitar permukiman warga," ungkap dia.
Untuk mendukung dan memastikan pelaksanaan program pengolahan sampah tersebut, warga Kelurahan Dendengan Dalam telah membentuk kelompok kerja (Pokja) yang bertugas mengawasi dan menjalankan program dimaksud, sehingga mesin daur ulang sampah dapat dimanfaatkan secara optimal dan permasalahan sampah di Kelurahan Dendengan Dalam dapat teratasi. Sarana dan prasarana yang dibangun di pinggiran sungai seperti taman bermain dan ruang terbuka juga telah dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar.
(fai)
Lihat Juga :