Tiga Bank Syariah BUMN Segera Dilebur, Intip Yuk Jumlah Asetnya
Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
Dalam menjalankan bisnis, BNI Syariah berfokus pada segmen pembiayaan dengan risiko yang terkendali, melakukan efisiensi biaya operasional, dan berfokus pada Halal Ecosystem.
Sementara itu, Bank BRI Syariah mencatat laba bersih sebesar Rp117,2 miliar pada semester I 2020. Angka ini tumbuh 229,6 persen secara tahunan.
Direktur Operasional BRI Syariah Fahmi Subandi menyebut, capaian perseroan karena ditopang oleh DPK yang pertumbuhan dana murahnya (giro dan tabungan) mencapai 90,79 persen sehingga meningkatkan rasio dana murah terhadap total dana pihak ketiga (Case Ratio) hingga mencapai 54,34 persen.
Dari sisi DPK dan pengendalian biaya dana bahwa peningkatan Case ratio telah berhasil menurunkan beban biaya dana dari 4,72 persen di 2019 menjadi 3,67 persen di kuartal II 2020 menjadi 3,67 persen. (Baca juga: Merger Bank Syariah Diumumkan Hari Ini, Saham BRIS Melonjak di Pembukaan Perdagangan )
Capaian laba BRI Syariah juga didorong oleh pendapatan penyaluran dana yang mencapai Rp1,94 triliun atau tumbuh 19,75 persen secara tahunan. Kemudian, bagi hasil untuk pemilik dana investasi sebesar Rp523,83 miliar, turun 16,85 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.
Selain itu, distribusi bagi hasil mencapai Rp1,42 triliun atau tumbuh 43,03 persen yoy. Laba operasional tumbuh 257,41 persen yoy, dari Rp57,83 miliar menjadi Rp206,69 miliar.
Sementara itu, Bank BRI Syariah mencatat laba bersih sebesar Rp117,2 miliar pada semester I 2020. Angka ini tumbuh 229,6 persen secara tahunan.
Direktur Operasional BRI Syariah Fahmi Subandi menyebut, capaian perseroan karena ditopang oleh DPK yang pertumbuhan dana murahnya (giro dan tabungan) mencapai 90,79 persen sehingga meningkatkan rasio dana murah terhadap total dana pihak ketiga (Case Ratio) hingga mencapai 54,34 persen.
Dari sisi DPK dan pengendalian biaya dana bahwa peningkatan Case ratio telah berhasil menurunkan beban biaya dana dari 4,72 persen di 2019 menjadi 3,67 persen di kuartal II 2020 menjadi 3,67 persen. (Baca juga: Merger Bank Syariah Diumumkan Hari Ini, Saham BRIS Melonjak di Pembukaan Perdagangan )
Capaian laba BRI Syariah juga didorong oleh pendapatan penyaluran dana yang mencapai Rp1,94 triliun atau tumbuh 19,75 persen secara tahunan. Kemudian, bagi hasil untuk pemilik dana investasi sebesar Rp523,83 miliar, turun 16,85 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.
Selain itu, distribusi bagi hasil mencapai Rp1,42 triliun atau tumbuh 43,03 persen yoy. Laba operasional tumbuh 257,41 persen yoy, dari Rp57,83 miliar menjadi Rp206,69 miliar.
(ind)
Lihat Juga :