Masyarakat Diimbau Lakukan Investasi di Tengah Pandemi

Rabu, 14 Oktober 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Meski investasi menjadi sesuatu yang penting, namun dalam pelaksanaannya tidak boleh gegabah. Pasalnya, selain dana untuk investasi setiap individu juga harus memiliki dana darurat serta asuransi kesehatan.

Menurut perencana keuangan Aidil Akbar, dalam berinvestasi ada rumus tertentu yang harus dipenuhi. Dia menyarankan agar 40% penghasilan digunakan untuk biaya hidup, transportasi, dan biaya sekolah anak. Kemudian, 30% digunakan untuk cicilan rumah dan kendaraan, 20% investasi, serta 10% untuk sosial seperti zakat, infak, dan sedekah.

Dia memberikan ilustrasi, orang yang berpenghasilan upah minimum provinsi sebesar Rp5 juta baru bisa investasi setelah punya tabungan Rp15 juta. Adapun bagi yang sudah mempunyai tanggungan harus punya tabungan untuk 6-9 bulan ke depan. Untuk yang tanggungan 2-3 orang, dana tabungannya harus tahan 9-12 bulan.

“Keluarga dengan tanggungan Rp10 juta, sekurang-kurangnya harus mempunyai Rp120 juta dana taktis. Di atas itu boleh diinvestasikan. Kalau terjadi PHK, mereka bisa survive maksimal 12 bulan. Kita berharap ada vaksin di akhir tahun dan tahun depan membaik, orang investasi yang murah itu akan dapat gain ketika rebound lagi,” paparnya. (Lihat videonya: Sejumlah Aktivis dan Petinggi Kami Ditangkap)

Dia menuturkan, masyarakat bisa menempatkan dana dalam bentuk deposito dan emas untuk investasi jangka pendek. Lalu, bisa juga di sukuk ritel dan ORI. Menurutnya, dengan membeli sukuk ritel dan ORI itu akan membuat pemerintah tidak berutang besar dalam jumlah besar ke pihak asing. (F.W. Bahtiar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Myanmar Tundukkan Filipina 4-1
Chery Kirim Sinyal Kuat...
Chery Kirim Sinyal Kuat Kehadiran J6 Series di GIIAS 2026
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Berita Terkini
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved