Menkeu Sri Mulyani: Indonesia Mundur Beberapa Tahun Akibat Pandemi

Rabu, 14 Oktober 2020 - 23:05 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani:...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pandemi Covid-19 telah membuat Indonesia harus mundur beberapa tahun ke belakang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut dampak pandemi Covid-19 sangat terasa di sektor perekonomian. Sebab, dengan adanya pandemi ini mengharuskan adanya pembatasan di berbagai bidang.

(Baca Juga: Sri Mulyani Pede UU Cipta Kerja Hindarkan RI dari middle Income Trap )

Untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, Sri Mulyani menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi antara -1,2% sampai -0,6% di tahun ini. Kontraksi terdalam juga terjadi di kuartal II-2020 yang -5,3%. Indeks properti juga turun dari 9,78%.

"Kita juga prediksikan lebih dari 5,23 juta orang akan kehilangan pekerjaan di tahun ini karena pandemi. Kita harus recovery dari dampak pandemi, di balik semua kendala yang kita hadapi. Pandemi juga telah membuat kita mentransformasikan ekonomi kita," ujar Sri Mulyani dalam acara Private Investment For Climate 2020, Rabu (14/10/2020).

(Baca Juga: Dahsyat! Sri Mulyani Bongkar Kerugian Ekonomi Global Akibat Corona )

Dia juga menyebut, pandemi Covid-19 telah membuat Indonesia harus mundur beberapa tahun ke belakang karena dengan situasi saat ini membuat Indonesia tidak bisa meraih cita-citanya.

"Pandemi telah membuat kita mundur beberapa tahun karena tidak bisa meraih cita-cita bangsa. Saya menginformasikan bahwa pandemi telah mengakibatkan kontraksi sebesar 4,0 persen perekonomian global di tahun ini," ucapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved