Tumben Neraca Dagang Untung Terus, Tanda RI Resesi?

Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:38 WIB
loading...
Tumben Neraca Dagang...
Neraca dagang terus untung indikasi ekonomi RI kontraksi cukup dalam. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai pemerintah harus menyiapkan skenario terburuk menyikapi surplus neraca dagang RI yang mengalami surplus lima kali berturut-turut. Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang pada September 2019 mengalami surplus mencapai USD2,44 miliar.

Adapun, nilai ini diperoleh dari posisi ekspor USD14,01 miliar yang lebih tinggi dibandingkan impor yang mencapai USD11,57 miliar selama September 2020. "Pemerintah sebaiknya mempersiapkan skenario terburuk apabila kinerja neraca dagang masih melemah hingga tahun depan. Stimulus untuk menunjang ekspor termasuk untuk UMKM, pencarian pasar-pasar alternatif serta perbaikan daya beli masyarakat mendesak untuk dipercepat. Semakin lambat respon Pemerintah, dengan data penerima stimulus yang akurasinya rendah maka situasi ekonomi akan memburuk," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Neraca Dagang Surplus 5 Bulan Beruntun, September Capai USD2,44 M

Kata dia, surplus yang terus berlanjut mengindikasikan kinerja ekspor masih alami tekanan sejak awal pandemi. Permintaan di negara tujuan utama seperti kawasan ASEAN alami penurunan -13,5% dan Uni Eropa mengalami kontraksi -11,9% yoy sepanjang periode Januari-September 2020.

"Pelemahan kinerja ekspor yang konsisten terjadi akibat beberapa negara masih memberlakukan pengetatan mobilitas penduduknya, sementara kapasitas produksi industri skala menengah-besar juga menyesuaikan dengan melemahnya sisi permintaan. Tren pelemahan ekspor masih terjadi hingga tahun 2021," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved