RI-Inggris Jajaki Kerja Sama Pemulihan Ekonomi Pasca-Covid
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Erick pun menjelaskan bahwa Pemerintah Inggris memberi apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang mampu menekan dampak Covid-19. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, kesuksesan Indonesia dalam mengatasi laju Covid-19 akan berkontribusi signifikan. (Baca juga: Pendidikan Guru Penggerak Diikuti 2.800 Guru)
Sebagai wujud dari apresiasi Inggris dan sejumlah negara dunia, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidami atau CEPI telah menempatkan perusahaan BUMN Bio Farma dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin Covid-19.
“Due diligence yang dilakukan CEPI terhadap Bio Farma menunjukkan hasil positif, yang mana CEPI siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma. Tentu hal ini merupakan apresiasi bagi semua peneliti, ahli farmasi hingga seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin asli Indonesia. Kualitas Bio Farma sudah diakui dunia,” jelas Erick.
Tak lupa Erick juga menjelaskan bahwa hasil kunjungan juga positif dari sisi bisnis. Baik Inggris maupun Indonesia sepakat untuk memperkuat kerja sama bisnis ke depan. “Seperti juga disampaikan Ibu Menlu tadi, Inggris merupakan mitra dagang keempat terbesar Indonesia dari Eropa dan merupakan peringkat pertama perdagangan kayu dari Eropa. Kerja sama dan kesepahaman kedua negara terus ditingkatkan dalam usaha untuk membangkitkan ekonomi kedua negara pasca-Covid,” ujar Erick. (Lihat videonya: Satukan Tekad untuk Memenangkan Perang Melawan Covid-19)
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga telah bertemu dengan beberapa mitra di London, baik pemerintah maupun swasta. Ada empat hal yang sedang dijajaki, pertama, health tourism di mana BUMN bisa mendapatkan fasilitas kawasan ekonomi khusus bisa di Bali atau Sumatera. “Kami ingin memastikan Indonesia jadi pemain di kelas regional untuk industri kesehatan," jelasnya. (Heru Febrianto)
Sebagai wujud dari apresiasi Inggris dan sejumlah negara dunia, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidami atau CEPI telah menempatkan perusahaan BUMN Bio Farma dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin Covid-19.
“Due diligence yang dilakukan CEPI terhadap Bio Farma menunjukkan hasil positif, yang mana CEPI siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma. Tentu hal ini merupakan apresiasi bagi semua peneliti, ahli farmasi hingga seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin asli Indonesia. Kualitas Bio Farma sudah diakui dunia,” jelas Erick.
Tak lupa Erick juga menjelaskan bahwa hasil kunjungan juga positif dari sisi bisnis. Baik Inggris maupun Indonesia sepakat untuk memperkuat kerja sama bisnis ke depan. “Seperti juga disampaikan Ibu Menlu tadi, Inggris merupakan mitra dagang keempat terbesar Indonesia dari Eropa dan merupakan peringkat pertama perdagangan kayu dari Eropa. Kerja sama dan kesepahaman kedua negara terus ditingkatkan dalam usaha untuk membangkitkan ekonomi kedua negara pasca-Covid,” ujar Erick. (Lihat videonya: Satukan Tekad untuk Memenangkan Perang Melawan Covid-19)
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga telah bertemu dengan beberapa mitra di London, baik pemerintah maupun swasta. Ada empat hal yang sedang dijajaki, pertama, health tourism di mana BUMN bisa mendapatkan fasilitas kawasan ekonomi khusus bisa di Bali atau Sumatera. “Kami ingin memastikan Indonesia jadi pemain di kelas regional untuk industri kesehatan," jelasnya. (Heru Febrianto)
(ysw)
Lihat Juga :