Pandemi Corona Bikin Warga +62 Gemar Menabung, Kok Bisa?

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 13:23 WIB
loading...
Pandemi Corona Bikin...
Bank Indonesia mencatat terjadi peningkatan aktivitas menabung di perbankan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tahun 2020 diperkirakan meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT ) diperkirakan meningkat sebesar 88,0%, lebih tinggi dibandingkan 73,3% pada tahun sebelumnya.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan bahwa perkirakan pertumbuhan DPK tersebut antara lain didorong oleh peningkatan fasilitas dan pelayanan bank kepada nasabah. Artinya, orang semakin banyak menabung di perbankan.

"Pertumbuhan DPK tersebut antara lain didorong oleh peningkatan fasilitas dan pelayanan bank kepada nasabah," kata Onny di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga: Diguncang Turbulensi Global, Sri Mulyani: Beruntung Ekonomi RI Nggak Nyungsep

Sambung dia, pada triwulan IV-2020, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) diprakirakan meningkat sebagaimana tercermin dari SBT pertumbuhan DPK sebesar 88,0%, lebih tinggi dibandingkan 78,1% pada triwulan sebelumnya. Adapun, meningkatnya pertumbuhan DPK terjadi pada seluruh jenis instrumen dengan peningkatan tertinggi pada tabungan, yang terindikasi dari nilai SBT sebesar 89,0%, lebih tinggi dibandingkan 60,9% pada triwulan sebelumnya.

Sementara itu, pertumbuhan instrumen giro dan deposito juga diprakirakan meningkat. "Inierindikasi dari nilai SBT masing-masing sebesar 85,2% dan 74,2%, lebih tinggi dibandingkan 39,4% dan 64,8% pada triwulan sebelumnya," tandasnya. Baca Juga: Terungkap! Warga China Ternyata Doyan Banget Makan Buah Pisang dari RI
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved