Dulu: Tenant Keluar Masuk Mal, Sekarang: Tenant Keluar, Keluar, Keluar

loading...
Dulu: Tenant Keluar Masuk Mal, Sekarang: Tenant Keluar, Keluar, Keluar
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat penurunan okupansi mal pada pandemi Covid-19. Penurunan itu dikarenakan banyak tenant yang memilih tak memperpanjang masa sewa. (Baca juga:Pengusaha Mal Engga Mau Kalah Sama Lapak Online, Manusia itu Makhluk Sosial Katanya)

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, keluar-masuk tenant ke mal adalah kondisi yang umum terjadi di masa normal. Namun di situasi pandemi ini menjadi bermasalah. Pasalnya ketika ada tenant yang keluar, tapi tak ada tenan baru yang akan masuk.

Kemudian, lanjut dia, para tenant baru memilih untuk menunda masuk ke mal, sedangkan banyak tenantexisting yang tidak memperpanjang masa sewa karena kondisi finansial yang sudah terasa berat.





"Jadi pada tahun 2020 ini okupansi hanya 70%-80%, 10%-20% itu tutup," ujar dia dalam diskusi virtual, Jumat (16/10/2020).

Agar para tenant tak terus kabur, pihak asosiasi menempuh berbagai cara supaya masyarakat datang ke mal. Salah satunya, mal harus memiliki konsep outdoor atau ruang terbuka. Hal itu memiliki daya tarik untuk memikat pengunjung di masa pandemi. (Baca juga:Jumhur Hidayat, Dari Dukung SBY, Jokowi Hingga Prabowo)

"Sehingga, tingkat kunjungan di mal ini cukup baik. Pusat perbelanjaan yang punya konsep outdoor atau stand alone ini diserbu oleh banyak pengunjung," tandas dia.
(uka)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top