KKP Optimis Ekspor Budidaya Kerapu Hidup Kembali Menggeliat
Kamis, 07 Mei 2020 - 17:51 WIB
loading...
Ekspor ikan kerapu. Foto/Dok.Kementerian Kelautan dan Perikanan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ekspor kerapu hidup, khususnya hasil budidaya kembali menggeliat. Hal itu ditandai dengan dibukanya keran impor oleh Otoritas Pemerintah Hong Kong, meski di tengah wabah Covid-19.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, mengatakan kinerja ekspor kerapu mulai berjalan normal setelah sebelumnya terhambat akibat demand turun, khususnya sejak wabah Covid-19 melanda China.
Menurutnya, kembali stabilnya kinerja ekspor kerapu akan memicu geliat usaha budidaya kerapu yang dilakukan para pembudidaya di sentral-sentral produksi.
"Ekspor kerapu akan mendongkrak nilai devisa ditengah hantaman ekonomi akibat Covid-19. Saya rasa, ini jadi angin segar dan harapan untuk mempercepat recovery kondisi kinerja ekonomi makro kita. Disisi lain, stabilitas kinerja ekspor dipastikan akan memicu aktvitas usaha mayarakat pembudidaya kerapu di berbagai daerah kembali bergeliat. Dengan demikian ekonomi masyarakat akan terdongkrak", kata Slamet di Jakarta, Kamis (7/5/2020).
Slamet menjelaskan ekspor kerapu Indonesia memberikan kontribusi cukup besar terhadap total nilai ekspor produk perikanan nasional. Untuk itu, KKP akan terus mendorong aktivitas budidaya kerapu ini kembali berkembang di masyarakat.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, mengatakan kinerja ekspor kerapu mulai berjalan normal setelah sebelumnya terhambat akibat demand turun, khususnya sejak wabah Covid-19 melanda China.
Menurutnya, kembali stabilnya kinerja ekspor kerapu akan memicu geliat usaha budidaya kerapu yang dilakukan para pembudidaya di sentral-sentral produksi.
"Ekspor kerapu akan mendongkrak nilai devisa ditengah hantaman ekonomi akibat Covid-19. Saya rasa, ini jadi angin segar dan harapan untuk mempercepat recovery kondisi kinerja ekonomi makro kita. Disisi lain, stabilitas kinerja ekspor dipastikan akan memicu aktvitas usaha mayarakat pembudidaya kerapu di berbagai daerah kembali bergeliat. Dengan demikian ekonomi masyarakat akan terdongkrak", kata Slamet di Jakarta, Kamis (7/5/2020).
Slamet menjelaskan ekspor kerapu Indonesia memberikan kontribusi cukup besar terhadap total nilai ekspor produk perikanan nasional. Untuk itu, KKP akan terus mendorong aktivitas budidaya kerapu ini kembali berkembang di masyarakat.
Lihat Juga :