Atasi Masalah Ketenagakerjaan di Masa Pandemi, RI Minta Solusi ke Swiss

Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:58 WIB
loading...
Atasi Masalah Ketenagakerjaan...
Pemerintah mengajak Swiss ikut menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di masa pandemi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengajak Swiss ikut menyelesaikan masalah ketenagakerjaan di masa pandemi. Kolaborasi tersebut diyakini mampu memecahkan persoalan ketenagakerjaan bagi kedua negara. Kolaborasi ini diyakini akan meningkatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan kondisi ketenagakerjaan, mempromosikan pekerjaan yang lebih baik, dan meningkatkan produktivitas serta standar hidup di kedua negara.

"Saya berharap peran joint working group ini bisa menjadi platform bilateral strategis antara Indonesia dengan Swiss," kata Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi melalui keterangan resminya, Rabu (21/10/2020). Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Bulog, Buwas Digeser?

Anwar mengatakan pertemuan JWG tahun ini sangat penting karena hampir seluruh negara di dunia, menghadapi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tantangan yang ditimbulkan akibat COVID-19 berdampak bidang ekonomi, yakni terganggunya perdagangan, investasi, pariwisata, termasuk kegiatan usaha dan sektor ketenagakerjaan; serta layanan kesehatan

"JWG ini juga untuk meningkatkan hubungan ekonomi, khususnya ketenagakerjaan dan kerja sama kerja atas dasar solidaritas tripartit; dalam upaya menyesuaikan dan menanggapi keadaan ekonomi saat ini pemulihan paska pandemi, " katanya.

Dia menyampaikan, kerja sama di bidang perburuhan dan ketenagakerjaan dibentuk dalam kerangka kerja kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Swiss di era kerja masa depan dan new normal ini, juga dalam rangka mendukung pencapaian kerja sama dalam rangka Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE- CEPA).

"Pertemuan ini sangat produktif untuk berdiskusi mendalam mengenai hubungan bilateral dalam isu pekerja dan pengusaha. Kondisi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi perekonomian, akan tetapi dengan kerja sama ini, kami yakin akan survive dan menuju pemulihan ekonomi prospektif," imbuh Anwar.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kerjasama Pemerintah Swiss melalui ILO dalam projek Better Work dan Sustaining Competitive and Responsible Enterprises (SCORE) di Indonesia. "Pemerintah Indonesia berharap kolaborasi dapat berlanjut di masa depan dalam kerja sama Platform ILO di pengembangan dengan pendekatan baru dalam digitalisasi dan future of work," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Pemerintah Kaji Perusahaan...
Pemerintah Kaji Perusahaan Ikut Tanggung 30% Uang Saku Peserta Magang
CEO BRI Hadir di WEF...
CEO BRI Hadir di WEF 2026, Beberkan Tantangan Pembiayaan Berkelanjutan di Emerging Markets
Danantara Bakal Jajaki...
Danantara Bakal Jajaki Peluang Investasi di WEF Davos 2026
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Danantara Kirim 36 Bos...
Danantara Kirim 36 Bos BUMN Leadership Camp ke Swiss, Efektifkah?
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Rekomendasi
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved