Tingkatkan Skill SDM Pasca Pandemi

Kamis, 22 Oktober 2020 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Perubahan lanskap pekerjaan sudah berubah sejak beberapa tahun terakhir. Perusahaan seperti Google dan Apple telah mengubah bisnis musik hingga komunikasi, Amazon mengubah pasar ritel, dan Uber mengubah industri taksi. Menurut para ahli, dengan teknologi baru, perusahaan dapat meraup untung lebih besar.

“Revolusi industri 4.0 merupakan peluang bagi sektor manufaktur AS untuk mengembalikan posisi yang membutuhkan skill ke dalam ekonomi nasional,” kata pengamat industri Aaron Ahlburn dari JLL, dilansir jilrealviews.com. Dia menambahkan, AS memiliki keuntungan ketika berbicara tentang buruh yang memiliki skill tinggi.

Sebelumnya, perusahaan ritel Uniqlo Co Ltd menggantikan 90% stafnya dengan AI dan robot di seluruh pabriknya. Seperti dilansir Financial Times, induk perusahaan Uniqlo, Fast Retailing, meneken kemitraan dengan startup robot Mujin untuk menciptakan jenis robot baru. Salah satu robot yang dipesan ialah robot pemaketan. (Baca juga: NASA dan Nokia Hendak Bangun Jaringan 4G di Bulan)

Inovasi itu dinilai penting mengingat Uniqlo berencana memproses semuanya secara otomatis. Wakil Presiden Eksekutif Fast Retailing Takuya Jimbo mengatakan, inovasi pengembangan dan penggunaan robot di dalam pabrik itu penting. Pasalnya, saat ini Jepang sedang mengalami krisis sumber daya manusia (SDM).

“Kami sangat sulit mencari pekerja baru,” ujar Jimbo. “Kami sebisa mungkin harus menjadi yang terdepan dan pantang menyerah, sekalipun melalui trial and error. Pasalnya, menurut saya, perusahaan yang mampu memperbaharui model bisnisnya adalah perusahaan yang akan mampu bertahan hidup.”

Sementara itu, Direktur Jenderal International Labour Orgaization Guy Ryder mengungkapkan, saat ini terjadi dislokasi di pasar tenaga kerja dengan skala sangat besar. ILO memperkirakan, 495 juta pekerjaan hilang pada pertengahan tahun ini. Kondisi itu merupakan pukulan besar terhadap pendapatan tenaga kerja karena mengalami penurunan lebih dari 10%. (Lihat videonya: Diduga Depresi, Anggota Polisi Tewas Tembak Dada Sendiri)

"Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk berdiskusi tentang pekerjaan, bukan setelah keadaan darurat kesehatan, tetapi sekarang. Kita harus membangun (ekosistem pekerjaan) ke depan dari tempat yang sangat gelap,” katanya. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Link and Match Pendidikan-Dunia...
Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Kondisi Ketenagakerjaan...
Kondisi Ketenagakerjaan RI Lampu Kuning, 1,5 Juta Calon Pekerja Tak Terserap Setiap Tahun
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
UBM Bahas Tren Tenaga...
UBM Bahas Tren Tenaga Kerja Pariwisata Global di Studium Generale 2026
Shelter Indonesia Perkenalkan...
Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Rekomendasi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Infografis
Benarkah Torpedo Kambing...
Benarkah Torpedo Kambing Mampu Tingkatkan Gairah Seksual?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved