Tren Permintaan Listrik Tumbuh 4% dalam 5 Tahun Terakhir

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:50 WIB
loading...
Tren Permintaan Listrik...
Selama pandemi, permintaan listrik sektor rumah tangga masih menunjukkan kenaikan yang cukup tinggi lebih dari 10%. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Tren permintaan listrik dalam lima tahun terakhir secara rata-rata tumbuh 4%. Pertumbuhan ini dorong dari sektor konsumsi rumah tangga, bisnis dan industri.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril mengatakan, tren pertumbuhan tenaga listrik paling tinggi tercapai di tahun 2016 sebesar 6,41%.

Kemudian di tahun 2017 sedikit turun menjadi 3,57% dan kembali naik pada tahun 2018 sebesar 5,14%. Pada tahun 2019, pertumbuhan turun sedikit menjadi 4,57%.

"Kalau melihat lima tahun terakhir cukup membanggakan, rata-rata di atas 4%," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (26/10/2020).

(Baca juga: Polisi Sebut Asap di Gorong-gorong Masjid Istiqlal Akibat Kabel PLN Terbakar )

Bob melanjutkan, di tahun 2020 ini terjadi penurunan permintaan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Padahal, kata dia, pada kuartal I/2020 sudah menunjukkan pertumbuhan yang cukup bagus, yaitu tumbuh di atas 4,67%. Namun pada bulan April hingga bulan Juni menunjukkan pertumbuhan yang paling rendah.

"Dari bulan Mei ke Juni terjadi penurunan yang cukup signifikan. Tetapi kalau kita lihat secara year-on-year (yoy) sampai kuartal III masih tumbuh 0,61%. Jadi kami melihat bahwa ini masih ada positif khususnya pertumbuhan di September sendiri bulanannya positif di atas 2%," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Rekomendasi
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved