Pandemi Covid-19 Jadi Motor Penggerak Transformasi Digital UMKM
Senin, 26 Oktober 2020 - 23:29 WIB
loading...
A
A
A
“Koordinasi antara pemerintah dengan pelaku usaha sangat dibutuhkan. Pelaku UMKM yang sudah online kemudian didampingi. Selain itu juga bagaimana agar daya beli masyarakat meningkat supaya UMKM yang sudah online dapat terus bertransaksi,” imbuh Mira.
Sementara itu, CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengutarakan dukungannya kepada program Gernas BBI sebagai momentum pendorong proses transformasi digital di kalangan UMKM agar mampu bertahan dalam pandemi Covid-19. Dirinya juga menyatakan dukungan Tokopedia kepada pengusaha dalam negeri.
“Ada lebih dari 800.000 UMKM di Tokopedia yang menjual produk lokal. Kami ikut ajak semua UMKM agar cepat bertransformasi digital, sebab kita tidak tahu ujung pandemi ini. Dengan berdagang online, bisnis UMKM masih bisa berjalan dan bertahan,” kata William.
UMKM Indonesia terpukul cukup keras akibat pandemi Covid-19. Berbagai cara dilakukan agar mereka bertahan, salah satunya dengan mempercepat peralihan UMKM ke era digital. Berdasarkan survei Katadata Insight Center baru-baru ini diketahui, maoritas UMKM atau sebanyak 82,9% mengalami dampak negative pandemi. Hanya sebagian kecil atau 5,9 persen pelaku usaha yang merasakan manfaatnya.
Sementara itu, CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengutarakan dukungannya kepada program Gernas BBI sebagai momentum pendorong proses transformasi digital di kalangan UMKM agar mampu bertahan dalam pandemi Covid-19. Dirinya juga menyatakan dukungan Tokopedia kepada pengusaha dalam negeri.
“Ada lebih dari 800.000 UMKM di Tokopedia yang menjual produk lokal. Kami ikut ajak semua UMKM agar cepat bertransformasi digital, sebab kita tidak tahu ujung pandemi ini. Dengan berdagang online, bisnis UMKM masih bisa berjalan dan bertahan,” kata William.
UMKM Indonesia terpukul cukup keras akibat pandemi Covid-19. Berbagai cara dilakukan agar mereka bertahan, salah satunya dengan mempercepat peralihan UMKM ke era digital. Berdasarkan survei Katadata Insight Center baru-baru ini diketahui, maoritas UMKM atau sebanyak 82,9% mengalami dampak negative pandemi. Hanya sebagian kecil atau 5,9 persen pelaku usaha yang merasakan manfaatnya.
(akr)
Lihat Juga :