Laju Penyaluran Kredit Properti Kembali Melambat pada September

Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:52 WIB
loading...
Laju Penyaluran Kredit...
Pertumbuhan kredit properti pada September mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2020. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, laju penyaluran kredit properti pada September 2020 kembali mengalami perlambatan, dari 2,9% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 0,9% (yoy). Pelambatan itu utamanya dipicu penurunan pada kredit konstruksi bangunan jalan tol di DKI Jakarta dan Riau.

(Baca Juga: Korporasi dan Perorangan Tahan Diri, Penyaluran Kredit Turun Tipis)

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjanarko memerinci, kredit konstruksi melambat dari 1,3% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 0,9 (yoy) di September. "Perlambatan terjadi terutama pada konstruksi bangunan jalan tol di DKI Jakarta dan Riau," kata Onny di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Sedangkan pertumbuhan kredit KPR/KPA turun dari 3,4% (yoy) di Agustus 2020 menjadi 2,1% pada September. Penurunan terutama terjadi pada KPR untuk perumahan tipe 22 dan 70. Di sisi lain, kredit real estat meningkat dari 4,9% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 5,9% di bulan selanjutnya, terutama pada real estat gedung perbelanjaan.

BI juga melaporkan bahwa suku bunga kredit dan simpanan pada Agustus 2020 juga mengalami penurunan seiring dengan penurunan suku bunga acuan. "Suku bunga kredit sudah turun 4 basis poin dibandingkan 9,85% pada bulan sebelumnya," tandasnya.

(Baca Juga: BI: Permintaan Kredit Konstruksi hingga Properti Masih Melambat)

Secara umum, BI mencatat, keseluruhan kredit yang disalurkan oleh perbankan pada September 2020 juga terkontraksi. Penyaluran kredit pada September 2020 tercatat sebesar Rp5.529,4 triliun atau tumbuh negatif -0,4% (yoy) bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Agustus sebesar 0,6% (yoy).
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Berita Terkini
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved