Mau Tajir dari Main Saham ala Buffet? Pisahkan Bisnis dengan Keinginan Menyumbang Partai
Rabu, 28 Oktober 2020 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Akan tetapi, itu semua berada di luar persoalan bisnis. Artinya, Anda tidak perlu memusingkan hal tersebut untuk membuat keputusan dalam bisnis. Kecuali jika Anda menggunakan kendaraan politik untuk melancarkan bisnis Anda.
Buffet juga menyinggung soal kejujuran dalam berbisnis. Jika Anda tidak jujur, maka seperti saran Buffet, Anda tidak akan dilirik oleh investor.
Berinvestasi seperti halnya yang dilakukan oleh Buffet, Anda disarankan untuk mengabaikan peristiwa-peristiwa makro seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Mulailah fokus pada perusahaan yang sahamnya Anda pilih. ( Baca juga:Publik Qatar Boikot Produk Prancis: 'Ini Senjata Terkuat Kami' )
Buffet justru menganjurkan untuk memakai kacamata kuda. Memandang lurus tanpa bisa menengok kanan dan kiri.
"Lalu kita mengubah kebijakan gara-gara terdengar bisikan atau taksiran mengenai perekonomian. Hal tersebut memang berpengaruh, akan tetapi dalam jangka pendek. Sementara yang disarankan oleh Buffet sifatnya untuk jangka panjang. Barangkali akan ada yang menganggap kita bodoh jika tetap melakukannya. Namun kita bisa melihat hasilnya beberapa tahun kemudian. Setidaknya kita bisa melihat keputusa-keputusan sulit yang dikeluarkan oleh Buffet hingga membuatnya sukses. Kondisi sulit tersebut misalnya tergambar ketika Perang Dunia I," tandasnya.
Buffet juga menyinggung soal kejujuran dalam berbisnis. Jika Anda tidak jujur, maka seperti saran Buffet, Anda tidak akan dilirik oleh investor.
Berinvestasi seperti halnya yang dilakukan oleh Buffet, Anda disarankan untuk mengabaikan peristiwa-peristiwa makro seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Mulailah fokus pada perusahaan yang sahamnya Anda pilih. ( Baca juga:Publik Qatar Boikot Produk Prancis: 'Ini Senjata Terkuat Kami' )
Buffet justru menganjurkan untuk memakai kacamata kuda. Memandang lurus tanpa bisa menengok kanan dan kiri.
"Lalu kita mengubah kebijakan gara-gara terdengar bisikan atau taksiran mengenai perekonomian. Hal tersebut memang berpengaruh, akan tetapi dalam jangka pendek. Sementara yang disarankan oleh Buffet sifatnya untuk jangka panjang. Barangkali akan ada yang menganggap kita bodoh jika tetap melakukannya. Namun kita bisa melihat hasilnya beberapa tahun kemudian. Setidaknya kita bisa melihat keputusa-keputusan sulit yang dikeluarkan oleh Buffet hingga membuatnya sukses. Kondisi sulit tersebut misalnya tergambar ketika Perang Dunia I," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :