Brantas Abipraya Dongkrak Kinerja Lewat Transformasi Digital

loading...
Brantas Abipraya Dongkrak Kinerja Lewat Transformasi Digital
Miftakhul Anas, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya saat menerima tropi penghargaan Top IT dan Top Telco 2020
A+ A-
JAKARTA - PT Brantas Abipraya (Persero) selalu menjadi salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) konstruksi terbaik di Indonesia. Hal ini dibuktikan Brantas Abipraya dengan selalu berupaya meningkatkan kinerja perusahaan, kali ini melalui transformasi digital.

“TI (Teknologi Informasi) memainkan peran penting bagi kami. Ini sejalan dengan misi perusahaan, yaitu menerapkan teknologi informasi yang terintegrasi. Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, kami pun telah banyak mengembangkan dan memanfaatkan sejumlah aplikasi bisnis,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Anas mengatakan juga pada era pandemi ini, Brantas Abipraya juga telah menggembangkan dua aplikasi teranyarnya. Pertama adalah aplikasi Ayo Sehat yang digunakan untuk self-assesment COVID (Corona Virus Disease)-19 sehingga Insan Abipraya dapat mendeteksi tingkat risiko tertular virus ini, sangat praktis diaplikasikan karena platform ini selain berbasis Web juga berbasis Mobile. Tak hanya itu, tim TI Brantas Abipraya juga mengembakan platform video conference yang dinamakan Abipraya Video Conference atau yang biasa disebut oleh Insan Abipraya dengan sebutan Avicon. Aplikasi ini multi platform, dan dapat diakses lewat berbagai perangkat atau multi device.

Di era turbulensi saat ini, tidak hanya Indonesia, seluruh dunia mengalami perlambatan ekonomi akibat bencana global, COVID-19. Sehingga hal ini sangat berdampak pada iklim dunia usaha, namun tak lantas membuat Brantas Abipraya berhenti menorehkan prestasi. Hal ini dibuktikan oleh perusahaan kontraktor milik negara ini dengan menyabet penghargaan ajang Top IT dan Top Telco 2020 Award (29/4/2020).



Diakui Anas, diperlukan buah inovasi sebagai jawaban dalam menghadapi tantangan di depan yang dihadirkan oleh perkembangan zaman untuk tetap tumbuh. Geliat perubahan dan perkembangan di dunia digital ini pun yang mendorong Insan Abipraya untuk berkarya menciptakan temuan teranyarnya yaitu Implementasi Teknologi Building Information Modeling (BIM) di proyek-proyek yang sedang digarap Brantas Abipraya.

Digitalisasi dalam pelaksanaan BIM tersebut juga menerapkan konsep lean construction yang aplikasinya difokuskan untuk menghilangkan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah atau dianggap sebagai pemborosan. Hal ini sekaligus memberikan efek positif pada ketepatan waktu penyelesaian, kualitas, dan biaya operasional yang dikeluarkan.

Menambah kepemimpinannya di bidang digital, aplikasi bisnis internal lainnya yang dimiliki Brantas Abipraya adalah, Abipraya Mobile. Kepintaran aplikasi ini adalah untuk menjangkau Insan Abipraya dimana pun dan kapan pun, memberikan kemudahan distribusi informasi dan kolaborasi ke seluruh Insan Abipraya. Para Insan Abipraya pun dimudahkan dalam berbagi dokumen menggunakan Abipraya Drive. Lalu ada e-Audit yang digunakan untuk memfasilitasi keperluan audit yang dilaksanakan oleh Unit Satuan Pengawas Internal, Manajemen Risiko menggunakan e-Risk, aplikasi pelaporan e-QHSE, dan Abipraya Equipment Management System atau AEMS yang dikembangkan untuk manajemen alat berat.



Ditambahkannya, ini sekaligus sebagai perwujudan inovasi yang terus Brantas Abipraya jalankan. Bukannya tanpa alasan, aplikasi bisnis yang telah sejak lama perusahaan konstruksi ini gunakan antara lain adalah Portal Internal berupa Situs Internal Perusahaan yang telah ada sejak tahun 2010, e (electronic)-Disposisi untuk persuratan, e-HC untuk Human Capital, e-Accounting & Tax untuk keuangan.

Adapun aplikasi internal yang juga dapat digunakan oleh kalangan eksternal, klien dan mitra perusahaan adalah e-Recruitment. Aplikasi yang disediakan untuk media perekrutan karyawan berbasis web dan aplikasi e-Procurement untuk pengadaan barang dan jasa.

“Kami akan terus bertransformasi, karena kami akui transformasi digital ini sangatlah penting untuk keberlanjutan bisnis Brantas Abipraya ke depannya. Hal ini pun sebagai bukti bahwa kami berkomitmen untuk selalu menerapkan budaya BUMN, khususnya di sini adalah adaptif, dengan selalu berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan,” tutup Anas.
(atk)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top