10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia

Minggu, 01 November 2020 - 11:46 WIB
loading...
10 Eksportir Produk...
Foto/dok
A A A
Kebutuhan pangan global terus naik. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, kebutuhan pangan global terus meningkat. Banyak ilmuwan dunia mengkhawatirkan efek pemanasan global yang akan menyusutkan produk pangan hingga 25%. Lalu negara mana saja yang mampu mengekspor produk pangan terbesar di dunia? Berikut 10 negara di antaranya.

1. Amerika Serikat

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


Mekanisasi membuat pertanian menjadi industri utama Amerika Serikat (AS). Negeri Paman sam merupakan raksasa eksportir makanan dengan 992 juta hektare lahan pertanian. Namun kebutuhan domestiknya tidak sebanyak China dan India. Pendapatan dari sektor ini berkisar 1.000 triliun per tahun. (Baca: Bocah 5 tahun Kendarai Mobil di Jalan Tol, Mau Beli Lamborghini)

2. Brasil

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


Sebanyak 30% dari wilayah Brasil adalah pertanian yang merupakan pilar ekonomi mereka. Dikenal sebagai raja kopi, negeri samba juga mengekspor kedelai, daging sapi, dan tebu terbesar di dunia. Brasil memiliki pendapatan
USD79 miliar per tahun dari ekspor makanan, 5,3 % eskpor pangan global dan 7% pertumbuhan ekspor makanan sejak 2010.

3. China

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


Pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat pada produk pertaniannya menjadi faktor penting kemajuan China saat ini. Meskipun kebutuhan domestiknya naik, China juga pengekspor buah, sayuran, kacang-kacangan dan daging. Pendapatan tahunan dari ekspor makanan di negeri tirai bambu sebesar USD63 miliar (Rp835 triliun). Kontribusi eskpor pangan global 4,3 % dan pertumbuhan ekspor makanan sejak 2010 sebesar 10%.

4. Kanada
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Cetak Rekor 70 Bulan...
Cetak Rekor 70 Bulan Berturut, Surplus Neraca Dagang RI di Februari 2026 Capai USD1,27 Miliar
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Jelang Lebaran, Operasi...
Jelang Lebaran, Operasi Pasar Bahan Pangan di Sumut Marak
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi...
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi Anggaran dalam RDP, Tekankan Efisiensi Belanja 2025
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved