10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia

Minggu, 01 November 2020 - 11:46 WIB
loading...
A A A
8. Australia

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


61 % lahan di Australia dipergunakan untuk peternakan dan pertanian. Sektor tersebut menyumbang 12% dari total GDP. Ekspor utama Australia adalah gandum. Negeri kangguru menempati posisi ke-5 dunia untuk produksi lupine (sejenis tanaman bunga) dan ke-9 untuk produksi kacang chickpea. Pendapatan tahunan ekspor Australia adalah USD32 miliar (sekitar Rp425 triliun). Kontribusi eskpor di pangan global 2,2 % serta pertumbuhan ekspor makanan
sejak 2010 sebesar 10%.

9. Thailand

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


Negara gajah putih ini terkenal akan produksi berasnya dan salah satu eskportir utama di pasar global. Selain beras, eskpor ikan, nanas dan udang beku dari Thailand juga terus meningkat. Data PBB menyebutkan, pendapatan tahunan ekspor Thailand sebesar USD31 miliar (Rp400 triliun). Kontribusi ekspor pangan global 2,1 % dan pertumbuhan ekspor sejak 2010 sebesar 5%.

10. Malaysia

10 Eksportir Produk Pangan Terbesar Dunia, Indonesia Kalahkan Australia


Malaysia terkenal akan produksi beras yang tinggi tetapi hampir seluruhnya untuk kebutuhan domestik. Sedang keuntungan eskpor didapat dari minyak kelapa sawit, lada, nanas, dan daging. Malaysia menempati posisi 6 dunia
untuk produksi minyak dan biji kelapa sawit dan 12% dari total GDP (Gross Domestic Product) nya adalah dari sektor pertanian. Tercatat pendapatan tahunan dari ekspor sebesar USD26 miliar (Rp350 triliun). Saham eskpor di pangan global 1,7 % dan pertumbuhan ekspor sejak 2010 sebesar 2%. (Baca juga: NASA Rancang Toilet Rp338 Miliar untuk Buang Air di Antariksa)

Sumber: www.insidermonkey.com
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Cetak Rekor 70 Bulan...
Cetak Rekor 70 Bulan Berturut, Surplus Neraca Dagang RI di Februari 2026 Capai USD1,27 Miliar
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Jelang Lebaran, Operasi...
Jelang Lebaran, Operasi Pasar Bahan Pangan di Sumut Marak
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi...
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi Anggaran dalam RDP, Tekankan Efisiensi Belanja 2025
Rekomendasi
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved